|
Lokasi Longsor di Wonogiri akan Dijadikan Kuburan Massal
Jum'at, 28 Desember 2007 | 19:56 WIB
TEMPO Interaktif, Wonogiri: Pemerintah Wonogiri berencana menetapkan lokasi longsor di Kecamatan Tirtomoyo sebagai kuburan massal. Rencana itu akan dilakukan apabila pencarian jenazah korban tidak membuahkan hasil hingga Senin. Menurut Bupati Wonogiri Begug Purnomosidi, keputusan itu diambil setelah berkonsultasi dengan Majelis Ulama Indonesia dan sesepuh Desa Sendangmulyo.
"Semua sudah berusaha keras mencari korban. Namun justru ada kekhawatiran kalau dipaksakan malah akan menimbulkan korban yang lebih banyak lagi," kata Begug saat dihubungi, Jum'at (28/12). Waktu enam hari, dinilai cukup untuk memberikan kesempatan bagi relawan melakukan evakuasi.
Lokasi bencana yang berada di pegunungan di Dusun Semangin, Desa Sendangmulyo, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri itu sulit untuk ditempuh. Akses ke dusun tersebut hanya berupa jalan setapak yang becek. Karena itu tidak mungkin mendatangkan alat berat ke lokasi bencana. "Evakuasinya hanya bisa dengan alat sederhana," kata Begug.
Padahal, material longsoran yang menimbun dua keluarga warga desa itu tidak hanya tanah, melainkan tapi juga batu-batu besar. Sebuah batu sebesar rumah menutupi rumah milik keluarga Tarmin bersama isteri dan dua anaknya serta rumah keluarga Suliyem dan dua anaknya.
Ratusan warga dari berbagai desa tetangga bergantian berusaha untuk menyingkirkan timbunan longsoran. Namun mereka hanya menggunakan peralatan ala kadarnya dengan dibantu pompa air untuk melarutkan tanah longsor dan menggeser batu-batu kecil."Ada pemikiran, batu sebesar rumah yang menimbuni korban diledakkan, tetapi risikonya justru lebih besar," kata Begug. (Imron Rosyid/M. Syaifullah)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|