|
Korban Banjir Bertahan di Pengungsian
Sabtu, 29 Desember 2007 | 11:27 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Meski banjir yang melanda sejumlah daerah di Kota Solo sudah mulai surut, namun ribuan warga yang mengungsi memilih tetap bertahan di pengungsian.
Mereka masih mengkhawatirkan terjadinya luapan air karena sejak pagi hujan sudah mulai turun meski hanya rintik-rintik.
Pantuan di lapangan, Sabtu (29/11), GOR Manahan dan Balai Kota Solo yang menampung para pengungsi masih dipenuhi warga. Demikian pula dengan masjid dan tenda-tenda darurat yang digunakan sebagai tempat pengungsian.
Suryani, warga Sangkrah, Pasar Kliwon, mengaku baru akan pulang bila air benar-benar sudah surut dan tidak akan ada lagi luapan dari Bengawan Solo. Dia mengatakan pengalaman Jumat kemarin membuatnya trauma dengan banjir. "Rumah sudah dibersihkan, tiba-tiba air masuk rumah lagi," ujarnya.
Di GOR Manahan, jumlah pengungsi masih mencapai sekitar 600-an orang. Sementara di Balaikota, sekitar 300 orang. Sabtu pagi genangan air sebenarnya sudah jauh surut dibandingkan kemarin siang. Sebagian warga juga sudah mulai membersihkan rumahnya.
Imron Rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|