|
Bojonegoro Banjir, Dua Orang Tewas
Sabtu, 29 Desember 2007 | 14:40 WIB
TEMPO Interaktif, Bojonegoro:Setidaknya dua orang meninggal dunia akibat bajir yang menerjang Kabupaten Bojegoro, Jawa Timur.
“Kami belum mengetahui pasti identitasnya, yang pasti ada dua orang meninggal akibat terjebak di dalam rumah,” ungkap Sukowidodo, Sekretaris Palang Merah Indonesia Bojonegoro, Sabtu (29/12).
Dua orang meninggal tersebut, lanjut Sukowidodo semuanya berjenis kelamin laki-laki dan berasal dari kecamatan Malo.
Banjir yang melanda sejak Kamis (27/12) tersebut kini memang terus meluas. Akibatnya, sebanyak 13,506 jiwa terpaksa mengungsi di sepanjang jalan raya terdekat dari rumah mereka
Data Satuan Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi setempat menyebutkan, hingga saat ini, banjir telah menenggelamkan lebih dari 20 rumah di 117 Desa di 14 Kecamatan. Tak hanya itu, sebanyak 7.352 hektar lahan padi dan 1744 hektar lahan palawija milik warga terenda banjir. Banjir juga membuat sebanyak 26 sekolah terpaksa libur.
”Kecamatan Margomulyo, Krucuk dan Kalitidu juga masih terisolir dan sulit dijangkau bantuan,” tambah Sukowidodo. PMI sendiri sejak dua hari ini telah mendistribusikan sebanyak 40 ribu nasi bungkus ke beberapa kawasan yang bisa mereka jangkau.
Sementara untuk mendistribusikan daerah-daerah sulit, PMI bersama Satlak, Basarnas, Brimob, dan Aparat dari TNI, sebenarnya sudah mengerahkan sebanyak 10 perahu karet bermesin. ”Tingginya air membuat kami sulit menjangkau beberapa wilayah,” Ungkap Tonny, Ketua tim evakuasi gabungan dari komunitas 4x4 Jawa Timur.
Apalagi, beberapa wilayah seperti di Desa Ngablak, Kecamatan Dender ketinggian air sudah melebihi ketinggian rumah penduduk. Akibatnya banyak rumah di kawasan tersebut sudah tidak lagi terlihat.
Rohman Taufiq
INDEKS BERITA LAINNYA :
|