|
14 Ribu Pengungsi Banjir Kembali ke Rumah
Sabtu, 29 Desember 2007 | 16:58 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Sekitar 14 ribu warga Kota Solo yang mengungsi akibat banjir, hari ini sudah kembali lagi ke tempat tinggalnya setelah banjir yang menggenangi rumah mereka surut.
Meski sudah kembali dari pengungsian, namun Pemerintah Kota Solo tetap menyediakan fasilitas pengungsian dan kendaraan untuk mengangkut mereka. "Kami belum tahu apakah mereka pulang hanya untuk membersihkan rumah dan akan kembali ke pengungsian, atau tidak," kata Joko Pangarso, Kepala Kesbanglinmas Solo.
Menurut Joko, pada saat puncak banjir Jumat kemarin, jumlah warga yang mengungsi sebanyak 34.400 orang. Namun, Sabtu siang jumlah pengungsinya tinggal sekitar 20.600 orang.
Meski kemungkinan masih akan terjadi banjir lagi, namun Joko mengatakan pihaknya tidak bisa menahan warga yang hendak pulang. "Pemerintah tidak menyuruh mereka pulang atau bertahan," ujarnya.
Sebagian besar warga korban banjir memilih tinggal di tenda-tenda darurat yang didirikan di atas tanggul, meski disediakan tempat pengungsian yang lebih representatif. Wali Kota Solo, Joko Widodo, meminta agar warganya yang mengungsi di tanggul Bengawan Solo berpindah ke tempat yang lebih aman. “Air dari Bengawan Solo bisa tiba-tiba meluap dan waktunya sulit diprediksi dan ini sangat berbahaya,” katanya.
Sejak banjir Rabu (26/12) lalu melanda sebagian Kota Solo, ribuan orang membuat tenda darurat sebagai tempat pengungsian di tanggul Sungai Bengawan Solo. Harta benda para warga juga dibawa ke tenda darurat tersebut. Mereka menolak untuk dipindah ke tempat pengungsian yang lebih aman dengan alasan ingin menjaga rumahnya.
“Kalau saya ke posko pengungsian, letaknya jauh. Siapa yang mau menjaga rumah,” kata Dirjo, warga Kenteng, Kecamatan Semanggi.
Imron Rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|