Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pendangkalan Bengawan Solo Parah
Sabtu, 29 Desember 2007 | 20:50 WIB

TEMPO Interaktif, Solo:Pendangkalan sungai Bengawan Solo dinilai sudah sangat parah karena telah mencapai 80 persen dari batas normal. Pendangkalan itu disebabkan tingginya erosi dari hulu hingga hilir aliran sungai tersebut.

Hal itu disampaikan Pranoto, peneliti dari Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo. Menurut Pranoto, tingginya erosi bisa dilihat dari sedimentasi yang terus menerus di Waduk Gajah Mungkur.

"Saat dibangun, Gajah Mungkur diperkirakan bisa berusia 100 tahun ternyata sekarang sudah sangat tinggi sedimennya," ujarnya. Beberapa waktu lalu, Pranoto mengikuti penelusuran Sungai Bengawan Solo dari hulu hingga ke muara di Laut Jawa.

Tinggi erosi yang menyebabkan pendangkalan sungai dan waduk, karena di daerah aliran sungai (DAS) sudah tidak ada lagi lahan resapan air. Penggundulan hutan di sekitar Gunung Lawu dan Deles Klaten, yang dikatakannya sebagai daerah penyangga DAS Bengawan Solo sebagai salah satu sebab.

Imron Rosyid


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114435 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Jatah Berobat Pasien Miskin di RS Bojonegoro sampai 1 September
Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Gubernur Jawa Timur Kacau
Semester Pertama 2008, Ekonomi Bertumbuh 6,2 Persen
PT. INKA Kebanjiran Pesanan Membuat Kereta
Mobil Pengambil BLT di Subang Terguling

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data