Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Keributan Warnai Laga Persebaya Versus Arema
Minggu, 30 Desember 2007 | 20:22 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya:
Arema Malang memperoleh satu poin tambahan setelah berhasil memaksa tuan rumah Persebaya Surabaya bermain imbang 1 - 1 dalam kompetisi Liga Djarum Indonesia 2007 di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari, Minggu (30/12).

Dalam duel tensi tinggi itu Arema unggul lebih dulu saat pertandingan baru berjalan dua menit. Tendangan bebas gelandang Ronni Firmansyah melewati pagar hidup Persebaya dan gagal dihentikan penjaga gawang Dedi Sutanto. Persebaya baru berhasil menyamakan kedudukan sesudah melewati waktu normal babak kedua melalui tendangan kapten Bejo Sugiyantoro.

Sebelum gol balasan Persebaya tercipta, pertandingan sempat terhenti sekitar 10 menit lantaran terjadi baku hantam antara Antoni Jomma Ballah dengan Sutaji pada menit ke-85. Akibat keributan itu wasit Purwanto asal Kediri mengeluarkan keduanya dari lapangan. Ketika berjalan meninggalkan lapangan, Ballah melakukan provokasi terhadap pemain cadangan dan offisial Arema.

Aksi tidak simpati Ballah membuat para anggota tim ofisial Arema terpancing dan beramai-ramai mengeroyok pemain asing asal Liberia tersebut. Kericuhan itu langsung menyulut aksi pelemparan benda-benda keras dari para suporter. Amukan bonek -julukan suporter Persebaya, baru reda setelah Bejo Sugiyantoro turun langsung meredam emosi penonton. Pertandingan akhirnya dapat dilanjutkan kembali.

Persebaya yang mencoba mengurung Arema gagal menambah gol karena permainan gemilang kiper Arema Hendro Kartiko. Eks pejaga gawang tim nasional itu tercatat tiga gali menggagalkan peluang emas Lucky Wahyu dan Adinaldo. Meski beberapa kali dikasari Ballah, namun Hendro menunjukkan kematangannya sebagai pemain senior dengan tidak emosi.

Ketua Umum Persebaya Arif Afandi berang melihat ulah Ballah selama pertandingan. Terlebih selama pertandingan Ballah sering mengasari Hendro. Arif pun menegaskan bahwa di musim selanjutnya Persebaya tidak akan memakai tenaganya lagi. "Dia sangat tidak profesional. Saya mengusulkan agar Ballah dicekal saja di Liga Indonesia," kata Arif yang juga Wakil Wali Kota Surabaya itu.

Kekecewaan terhadap ulah Ballah juga dirasakan pelatih Persebaya Suhatman Imam. Menurutnya, sebagai pemain yang tergolong senior Ballah tak seharusnya berbuat tidak simpatik. "Saya kecewa dengan dia. Sebagai pemain asing yang lama di Indonesia tidak seharusnya Ballah memancing keributan" kata Suhatman. Terlepas dari ulah Ballah, Suhatman menilai anak-anak asuhnya telah bermain optimal.

Dalam pertandingan yang disaksikan tak kurang dari 30 ribu penonton iparat kepolisian mengamankan enam orang bonek yang dinilai memicu kerusuhan. Mereka ditangkap karena melempar kaca bus pemain Arema hingga pecah berantakan, membawa air kencing masuk stadion, mencopet, atau berkelahi. Kukuh S. Wibowo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Persitara Jakarta Utara Bagi-bagi Bonus
Persebaya Lobi Nurdin
PSM Pilih Bilches
Ivan Kolev Tangani Persipura
Persija Incar Mantan Pemainnya
Nurdin Halid Tak Akan Beri Keringanan
Persebaya Menggebrak

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114473 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data