Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Banjir di Bojonegoro Terbesar Selama 50 Tahun
Selasa, 01 Januari 2008 | 13:53 WIB

TEMPO Interaktif, Bojonegoro:Banjir di aliran Sungai Bengawan Solo, tercatat sebagai yang terbesar dalam 50 tahun terakhir. Air bah meluap hingga ke sejumlah kabupaten di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Menurut Mulyono, Koordinator Pengendalian Daerah
Aliran Sungai Bengawan Solo untuk wilayah
eks-Karesidenan Bojonegoro, banjir besar selama 50
tahun terjadi tiga kali, yaitu pada 1965 dan
1993. Ketika itu, luapan aliran sungai Bengawan Solo membanjiri areal kota rata-rata 1,5 meter.

Tetapi banjir pada akhir Desember 2007 lebih besar
karena menggenangi 14 dari 27 kecamatan di Kabupaten
Bojonegoro. "Saya rasa ini, banjir terbesar selama 50
tahun terakhir," kata dia saat dihubungi Tempo, Selasa
(1/1) siang.

Padahal, lanjut Mulyono, sekarang ini sudah ada
perangkat keras untuk pencegahan banjir. Mulai dari
pemantauan banjir di Kecamatan Margomulyo, hingga
dibangunnya tanggul dan sudetan yang terdapat di
kiri-kanan aliran Bengawan Solo.

Masalahnya, perangkat pencegahan dan antisipasi itu,
kalah dengan rusaknya lingkungan pendukungan Bengawan
Solo. Di antaranya, resapan sungai dan gundulnya hutan
di sekitr hulu Bengawan Solo. Akibatnya, begitu curah
hujan tinggi selama lebih dari 4 hari, membuat air
yang datang secara bersamaan, tidak bisa dikendalikan.
"Akibatnya, banjir seperti ini.

Situasi arus lalu-lintas jalur Bojonegoro-Cepu, siang ini pelan-pelan mulai pulih. Tiga titik rawan, jalur tersebut, yaitu di Kecamatan Kalitidu, Leran, dan Tobo, sudah mulai dilewati. Air yang sempat menggenangi jalan raya hingga 1 meter, sudah mulai surut.

"Sejak pagi tadi, kendaraan sudah berani lewat," kata Marjito, warga Kecamatan Purwosari. Sujatmiko

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menyerap Banjir Bantuan Dunia | 10 Januari 2005
Malaikat Pagi di Tanah Jeumpa | 03 Januari 2005
Dari Kekeringan ke Banjir Bandang  | 29 Desember 2003
Surat Pembaca | 24 November 2003
Terbenamnya Sebuah Kampung Wisata | 10 November 2003
Timor Leste Menolak Memeriksa Wiranto  | 23 Pebruari 2004
Batak Anti-Sadap  | 09 Pebruari 2004
Melengserkan Sang Raja Rimba  | 17 Pebruari 2003
Banjir di Pantai Utara  | 10 Pebruari 2003
Banjir di Mana-mana, Oi!  | 03 Pebruari 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bengawan Solo Meluap Lagi
Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Ngawi 19 Orang
Banjir Bojonegoro Mulai Surut
Presiden Puji Penanganan Bencana di Daerah
Presiden Minta Tanggul Bengawan Solo Diperkuat
Presiden Kunjungi Lokasi Banjir Bengawan Solo
Korban Longsor Ditawari Pindah Rumah
Banjir Bojonegoro Banjir Terbesar Tahun Ini
Korban Banjir Bojonegoro Kelaparan
Pemakaman Terendam, Korban Tak Bisa Dikubur
> selengkapnya...

Referensi

Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Peta Banjir DKI Jakarta 2005
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114539 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

IPB Kembangkan Sentra Benih Kedelai di Luar Jawa
Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah

<< January,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data