|
Puluhan Hektare Lahan Pertanian di Kediri Gagal Panen
Kamis, 03 Januari 2008 | 13:00 WIB
TEMPO Interaktif, Kediri:Banjir yang menerjang wilayah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menyebabkan sekitar 20,78 hektare lahan tanaman pertanian rusak dan mengakibatkan gagal panen.
Selain jenis tanaman padi, tanaman yang mengalami kerusakan adalah jagung, cabe, tomat, kacang tanah, mentimun dan terong. Sejauh ini belum ada solusi dari pemerintah daerah untuk memberi bantuan kepada para petani yang menderita kerugian akibat rusaknya tanaman mereka.
"Gagal panen ini murni akibat banjir. Kami masih berusaha meringankan beban kerugian petani dengan meminta bantuan benih dan bibit ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur," kata Sigit Rahardjo, juru bicara Pemkab Kediri, Kamis (3/1).
Menurut Sigit, 20,78 hektare lahan pertanian yang terendam banjir itu berada di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Purwoasri (Desa Jantok), Kecamatan Gampengrejo (Desa Sambirejo dan Putih) dan Kecamatan Kunjang (Desa Pare Lor, Desa Kuwik, Desa Juwet).
"Dari hasil pemantauan Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, sebenarnya lahan pertanian yang terendam banjir mencapai 53,39 hektare, namun yang benar-benar rusak dan gagal panen seluas 20,78 hektare," kata Sigit Rahardjo.
Tentang jumlah kerugian yang diderita petani, saat ini Dinas Pertanian masih menghitungnya. Namun, diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
"Sebenarnya para petani sudah tepat menghitung masa tanam. Namun seperti kita ketahui semua, saat ini cuaca dan iklim sulit diprediksi," kata Sigit.
DWIDJO U. MAKSUM
INDEKS BERITA LAINNYA :
|