|
Hutan di Surakarta Hanya 7 Persen
Jum'at, 04 Januari 2008 | 15:11 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Wilayah eks Karesidenan Surakarta hanya memiliki hutan seluas 7 persen dari total wilayah daratannya. Luasan hutan tersebut jauh dari yang diminta undang-undang.
Wakil Administratur Perum Perhutani KPH Surakarta, Haruna Aji Wibawa, mengatakan kemungkinan banjir tetap akan terjadi selama daerah tidak mampu menambah luasan hutan. "Hutan di Karesidenan Surakarta hanya sekitar 33 ribu hektare," ujarnya, Jumat (4/12).
Wilayah Karesidenan Surakarta terdiri dari tujuh kabupaten/kota meliputi Wonogiri, Klaten, Sukoharjo, Solo, Karanganyar, Sragen dan Boyolali. Hampir seluruh wilayah ini, kecuali Boyolali, dilewati aliran Sungai Bengawan Solo, yang pekan lalu meluap dan menyebabkan ribuan rumah warga terendam banjir.
Penyebab banjir disebut-sebut karena kegagalan Waduk Gajah Mungkur mengendalikan aliran Bengawan Solo akibat sedimentasi waduk tersebut. Selain itu, Bengawan Solo juga mengalami pendangkalan sehingga debitnya meluap ke mana-mana.
Haruna mengatakan 33 ribu hektare lahan hutan tersebut milik Perhutani. Menurut dia, dari lahan seluas itu masih ada sekitar 600 lahan yang masih memerlukan penghijauan karena tanamannya masih jarang dan nyaris gundul. Tahun 2008, diharapkan lahan itu bisa diisi sehingga tidak ada lahan yang kosong. "Gundul 100 persen sebenarnya tidak, karena masih ada tanaman yang baru tumbuh tetapi masih jarang-jarang," kata dia.
Imron Rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|