Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Gubernur Jawa Barat Disambut Demo di Cirebon
Rabu, 16 Januari 2008 | 19:15 WIB

TEMPO Interaktif, Cirebon:Kedatangan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan di Kabupaten Cirebon, hari ini (16/1), disambut demonstrasi oleh mahasiswa. Mereka menuntut agar Danny mencabut pernyataannya mengenai ketidaklayakan wilayah pantai utara menjadi provinsi tersendiri, terpisah dari Provinsi Jabar.

Berdasarkan pantauan, sekitar 30 mahasiswa yang berasal dari Forum Generasi Muda Ciayumajakuning Bersatu sudah berkumpul di Jalan Raya Mertapada, Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, sekitar pukul 14.10 WIB. Dipinggir jalan ini mereka melakukan orasi sembari membentangkan spanduk. Sekitar 10 menit kemudian, orasi mereka semakin kencang dengan lewatnya mobil Danny Setiawan. Selain itu di setiap sudut jalan raya Mertapada terdapat spanduk yang bertuliskan, "Selamat Datang Gubernur Jabar Danny Setiawan di Provinsi Pantura Cirebon".

Mae Azhar, seorang mahasiswa mengungkapkan bahwa mereka menuntut Gubernur Jabar, Danny Setiawan, untuk menjelaskan pernyataannya yang mengatakan wilayah pantura Cirebon tidak layak menjadi provinsi tersendiri. "Pembentukan provinsi Cirebon merupakan kehendak dan aspirasi dari seluruh masyarakat Cirebon," tegasnya. Sehingga, menurut Azhar, Danny Setiawan tidak berhak mengatakan jika wilayah Cirebon belum layak atau bahkan belum mampu menjadi provinsi tersendiri terpisah dari Provinsi Jabar.

Gubernur Jabar, Danny Setiawan, ditemui usai melakukan dialog dengan anggota Asosiasi Petani Tebu Rakyat Jabar di Cirebon mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menyatakan jika Cirebon tidak layak menjadi provinsi tersendiri, terpisah dari Jabar. "Tidak benar itu," tegasnya. Bagi Danny, yang terpenting saat ini adalah bagaimana pemerintah kota dan kabupaten bisa melaksanakan tugasnya untuk melayani masyarakat secara efektif, yang tidak bisa dilakukan oleh pemerintah provinsi secara langsung.

Danny menandaskan pemekaran provinsi itu nantinya jangan sampai membebani masyarakat, di mana saat ini justru sejumlah bupati dan walikota tengah mengalami kesulitan keuangan. "Nanti, kalau kitanya sudah kaya-kaya dan ingin membentuk provinsi baru, itu tidak jadi masalah," tegasnya.

Ivansyah

Dari Arsip Majalah TEMPO
Demonstrasi  | 08 Desember 1998
Jangan Biarkan Senayan Sepi  | 20 Oktober 1998
Awas, Rambu-Rambu Baru  | 20 Oktober 1998
Awas, Rambu-Rambu Baru  | 13 Oktober 1998
Menata Unjuk Rasa  | 06 Oktober 1998
Demonstrasi dan Reformasi  | 12 Januari 1999
Lintas Internasional  | 22 Desember 2003
Rusuh, Uji Publik Bupati Nabire | 15 Desember 2003
Haji, Kuota, dan Setan-setannya  | 15 Desember 2003
Bisnis Sepekan  | 20 Oktober 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Unjuk Rasa Mahasiswa Berujung Bnetrok
Produsen Tempe Tahu Lanjutkan Demo Ke DPR
Seribu Pedagang Demo DPRD Jakarta
Lima Aksi Unjuk Rasa Ramaikan Jakarta Hari Ini
2 Aksi Massa Berlangsung di Akhir Pekan
Satu Aksi Unjuk Rasa Warnai Jakarta Hari ini.
Gagal Ketemu Gubernur, Warga Cakung Blokir Jalan
Ratusan Warga Cakung Tolak Pengusuran
Tujuh Aksi Demo Terjadi Di Jakarta Hari Ini
Puluhan Massa Gelar Demo Dukung Bersihar
> selengkapnya...

Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk115603 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data