Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Warga di Tepi Bengawan Solo Diminta Waspada
Senin, 04 Pebruari 2008 | 15:05 WIB

TEMPO Interaktif, Solo:Perum Jasa Tirta I yang menjadi pengelola Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, meminta warga di sepanjang Sungai Bengawan Solo terus mewaspadai kemungkinan sungai tersebut kembali meluap.

Saat ini waduk di hulu Bengawan Solo itu elevasinya masih di atas normal water level, sehingga harus terus dilakukan pelepasan debitnya. "Hari ini pelepasannya 248 meter kubik per detik," kata Kadiv Jasa Air dan Sumber Air Perum Jasa Tirta I Bengawan Solo, Suwartono, Senin (4/2).

Menurut dia, elevasi atau ketinggian air waduk mencapai 136,27 meter atau di atas ketinggian normal yang maksimum pada kisaran 135,3 sampai dengan 136 meter. Meski terus melakukan pelepasan debit air waduk, namun elevasi Sungai Bengawan Solo masih di bawah normal. Dia mengatakan di titik pemantauan Jurug, Solo, misalnya, ketinggiannya masih 4,5 meter atau masih di bawah batas normal 6,5 meter.

"Waduk tetap terus dibuka, Bengawan Solo masih normal. Tetapi yang sulit diprediksikan adalah anak-anak sungai di bawah waduk. Berdasarkan prakiraan dari BMG, sampai Maret curah hujan masih sangat tinggi, terutama di Jawa bagian utara atau hilir Bengawan Solo. Sehingga kemungkinan banjir tetap perlu diwaspadai, tetapi bukan karena pelepasan air Waduk Gajah Mungkur," ujarnya.

Suwartono mengatakan kendati pintu air Waduk Gajah Mungkur dibuka, saat ini keadaannya masih aman. Dia mengatakan pelepasan debit air waduk merupakan keharusan karena ketinggian masih di atas normal. Dia mengatakan pelepasan air dari waduk juga tidak berdampak pada meluapnya Bengawan Solo.

"Faktor utama kalau Bengawan Solo meluap adalah air yang masuk dari anak sungai di bawah waduk dan tingginya curah hujan lokal di masing-masing daerah," ujarnya.

Imron Rosyid

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menyerap Banjir Bantuan Dunia | 10 Januari 2005
Malaikat Pagi di Tanah Jeumpa | 03 Januari 2005
Dari Kekeringan ke Banjir Bandang  | 29 Desember 2003
Surat Pembaca | 24 November 2003
Terbenamnya Sebuah Kampung Wisata | 10 November 2003
Timor Leste Menolak Memeriksa Wiranto  | 23 Pebruari 2004
Batak Anti-Sadap  | 09 Pebruari 2004
Melengserkan Sang Raja Rimba  | 17 Pebruari 2003
Banjir di Pantai Utara  | 10 Pebruari 2003
Banjir di Mana-mana, Oi!  | 03 Pebruari 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Lima Orang Tewas Akibat Banjir, Ribuan Warga Masih Mengungsi
Banjir Tak Pengaruhi Stok Pangan di Jawa Timur
Pengentasan Banjir, Tangerang Butuh Rp 1,2 Triliun
Bukit Duri Masih Aman Dari Banjir
Kalla Kritik Keras Pemerintah DKI Jakarta
Ketinggian Pintu Air Sudah Normal
Tol Bandara Soekarno-Hatta Masih Lumpuh
Kedatangan Kereta dari Jakarta di Solo Terlambat Berjam-jam
Jalur Kereta Masih Tersendat
Jadwal Penerbangan Masih Terganggu
> selengkapnya...

Referensi

Banjir Tak Pernah Ingkar Janji
Banjir Ancam Pantai Utara Jawa
Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Peta Banjir DKI Jakarta 2005
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk116883 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data