|
Hampir Setiap Pekan, 1 Warga Klaten Tewas
Jum'at, 08 Pebruari 2008 | 10:15 WIB
TEMPO Interaktif, Klaten: Hampir setiap pekan di tahun 2008, satu warga Klaten dilaporkan tewas karena penyakit demam berdarah. Diprediksikan penyakit mematikan ini akan mengalami puncak penyebarannya pada bulan Pebruari ini. Data di Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten menyebutkan hingga pekan kelima tahun 2008, tercatat sudah ada 59 penderita, empat diantaranya tidak dapat tertolong.
"Karena terlambat penanganannya, ketika sudah sangat menurun kondisinya baru dibawa ke Puskemas atau rumah sakit," kata Kepala Sub Dinas Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Klaten, Agus Susanto, Jum'at (8/2).
Menurut Agus, jumlah pasien yang dilaporkan mengalami demam berdarah cukup banyak, tetapi yang benar-benar positif demam berdarah mencapai 59 orang. Dia mengatakan sebanyak 42 desa di Klaten merupakan daerah endemis. "Hanya dua daerah dari 34 wilayah kerja puskesmas di Klaten ini yang tidak ada laporan penderita demam berdarah, Puskemas Kemalang dan Puskesmas Jatinom II," kata dia.
Dinas kesehatan mencatat peningkatan signifikan kasus DBD dalam lima pekan terakhir. Yang harus lebih diwaspadai, Subdin P2P memprediksi bahwa bulan ini kasus DBD bakal mencapai puncaknya. Tetapi mengingat tidak menentunya cuaca, siklus tahunan puncak demam berdarah bisa saja berubah. "Justru kalau Februari tidak ada peningkatan, harus diwaspadai karena berarti serangan demam berdarah menjadi lebih panjang lagi," ujarnya.
Dia mengatakan terus meningkatnya penderita demam berdarah di wilayahnya karena masih rendahnya kesadaran masyarakat. Dia mengatakan demam berdarah hanya bisa dicegah penyebarannya dengan cara hidup bersih. Pengasapan atau fogging dinilai tetap tidak efektif apabila masyarakat sendiri tidak mau melakukan pemberantasan sarang nyamuk. "Fogging itu hanya bisa dilakukan bila ada penderita yang positif dan penelitian epidemiloginya menunjukkan prosentasi keberadaan jentik di rumah di atas lima persen," katanya. (Imron Rosyid)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|