Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

50 Ribu Liter Minyak Goreng Bersubsidi 2007 Belum Didistribusikan
Sabtu, 09 Pebruari 2008 | 16:24 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Sebanyak 50 ribu liter minyak goreng bersubsidi 2007 untuk 50 ribu keluarga miskin di Bantul, Yogyakarta, belum terdistribusikan. Alasan penundaan, distributor masih melakukan pendistribusian di wilayah Kota Yogyakarta hingga saat ini.

"Distributor untuk Bantul dan Kota Yogya cuma satu dan mereka lebih mengutamakan pendistribusian untuk di Kota hingga kini. Karena itu pendistribusian di Bantul pun akhirnya dibatalkan untuk tahun 2007," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul, Yahya, Sabtu (9/2).

Yahya menambahkan, untuk program yang sama tahun ini, Pemkab Bantul akan mencari distributor sendiri di tingkat lokal sehingga minyak goreng bersubsidi itu bisa didistribusikan bagi keluarga miskin di Bantul.

Masalahnya, distributor di Bantul tidak ada yang berskala besar. Padahal, minyak goreng subsidi yang harus didistribusikan sebanyak 50.000 liter. "Tidak semua distributor mau mengemas minyak goreng berukuran satu liter dan mendistribusikannya ke masing-masing wilayah karena keuntungannya sedikit," paparnya.

Menurut Yahya, pihaknya saat ini tengah membicarakan kerja sama dengan distributor yang ada di Bantul. Dengan dana sekitar Rp 125 juta yang merupakan kucuran dari APBN 2008, minyak goreng bersubsidi diharapkan bisa didistribusikan pada tahun ini.

Jadwal pendistribusiannya sendiri belum bisa dipastikan pada saat ini. Namun diperkirakan akan diberikan mendekati hari raya untuk menekan harga minyak goreng di pasaran. "Besarnya subsidi masih Rp 2.500 per liter yang dibagikan untuk membeli minyak goreng subsidi jenis curah," tambah Yahya.

Ny Semi (54), salah satu penjual makanan gorengan di Dusun Kedon, Sumbermulyo, Bambanglipuro, menyayangkan pembatalan distribusi minyak goreng bersubsidi itu. Sebab banyak rakyat kecil yang membutuhkannya saat ini di tengah melonjaknya berbagai harga di pasaran.

"Saya berharap tahun ini tidak batal seperti tahun lalu karena bantuan itu akan sangat menolong warga miskin," kata dia.

Muh Syaifullah


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Harga Minyak Goreng Belum Turun
Sukoharjo Tak Mampu Distribusikan Minyak Goreng Bersubsidi
Tidak Semua Warga Miskin Mendapatkan Subsidi Minyak Goreng
Penyaluran Minyak Goreng Subsidi Di Jawa Barat Diundur
Subdisi Minyak Goreng Diberikan Usai Lebaran
Jember Dapat Subsidi Minyak Goreng
Pengusaha Minta PPN produk CPO dan BBM Industri Dihapus
Jawa Tengah Segera Salurkan Minyak Goreng Bersubsidi
Pencairan Dana Subsidi Minyak Goreng Belum Jelas
Pemerintah Siapkan Opsi Subsidi PPN Minyak Goreng
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk117185 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data