Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Puluhan Sekolah Dasar di Kota Yogyakarta Tak Layak
Selasa, 19 Pebruari 2008 | 16:42 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:20 bangunan sekolah dasar (SD) di kota Yogyakarta dalam kondisi rusak. Sekolah-sekolah tersebut dinilai sudah tidak layak untuk kegiatan belajar-mengajar. Kerusakan puluhan bangunan sekolah dasar di Kota Pendidikan tersebut berupa kondisi plafon hancur, genteng pecah, maupun lantai yang rusak.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Pengembangan Sarana dan Prasana Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Sumitro, Selasa (19/2). "Tahun 2008 ini kita anggarkan dana rehabilitasi dan rekonstruksi dari pemerintah pusat sebesar Rp 14 miliar untuk perbaikan sekolah dasar itu," ujarnya.

Menurut Sumitro, pihaknya juga akan menggulirkan dana bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi kepada sekolah swasta melalui program nonperumahan kepada 26 taman kanak-kanak, 51 SD, 26 SMP, 8 SMK dan 18 SMA. Anggaran untuk kebutuhan tersebut dialokasikan sebesar Rp 5 miliar.

Di antara SD yang rusak adalah SDN Sindurejo di Kelurahan Patangpuluhan, Kecamatan Wirobrajan. Menurut Kepala Sekolah SDN Sindurejo, Sumaryati, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai bantuan dana untuk perbaikan sarana dan prasarana yang rusak.

"Sekolah ini belum berkeramik, plafon ruang kelas juga banyak yang jebol. Dulu sekolah ini memang sudah dicek oleh Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dan dijanjikan akan dikeramik," kata dia.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Yogyakarta, Ardiyanto, mengatakan persoalan bangunan sekolah yang rusak diprioritaskan penanganannya. Ia mendesak agar perbaikan bangunan sekolah harus selesai 2008 ini.

"Tahun 2008 seluruh sekolah dasar yang rusak hendaknya diupayakan sudah ada perbaikan semua, sehingga kegiatan belajar-mengajar di sekolah bisa dilaksanakan dengan nyaman," kata dia.

Muh Syaifullah


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

201 Gedung SD/MI di Malang Direhabilitasi
80 Sekolah di Kudus Rusak Akibat Banjir
Ratusan Pelajar Kediri Belajar di Kelas Darurat
Sumatera Barat Menerima Rp 30 Miliar untuk Sekolah Rusak
558 Gedung Sekolah Dasar di Tangerang Rusak
Gedung Sekolah Dasar Ambruk Dihantam Puting Beliung
500 Sekolah di Depok Rusak
Sekolah Nyaris Ambruk, Ratusan Murid SD Belajar di Bawah Tenda Darurat
PLN Bangun Kembali SDN 06 Sumani
Anggaran Pendidikan untuk Renovasi Sekolah Korban Gempa
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk117765 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data