|
Industri Pelanggan PLN di Solo Diminta Hidupkan Genset
Kamis, 21 Pebruari 2008 | 12:23 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Kalangan industri di wilayah Surakarta diminta untuk mengalihkan penggunaan listrik PLN ke tenaga listrik pribadi, seperti genset, menyusul terjadinya defisit pasokan sistem Jawa dan Bali hingga 1.500 MW.
Kepala PLN Area Pelayanan Jaringan (APJ) Surakarta, J. Wahjono mengatakan perlu ada kerja sama antara pelanggan besar agar pelanggan lain tetap bisa menikmati listrik. "Kami mengimbau industri untuk mengalihkan penggunaan listrik PLN ke listrik pribadi, terutama pada beban puncak," katanya, Kamis (21/2).
APJ Surakarta melayani sebanyak 910 ribu pelanggan. Sebagian besar, sekitar 94 persen, adalah pelanggan rumah tangga dengan daya kecil. Sementara pelanggan industri yang hanya enam persen menyerap pasokan listrik terbanyak. Menurut Wahjono, kebutuhan listrik untuk pelanggan rumah tangga yang jumlahnya ratusan ribu itu setara dengan kebutuhan listrik yang dipergunakan industri.
Terpisah, pejabat Humas PT PLN APJ Surakarta, FP Koesno, mengatakan pasokan listrik untuk wilayahnya mendapatkan jatah pengurangan sebanyak 10 megawatt. Dia mengatakan, total kebutuhan listrik di Surakarta sebesar 400 megawatt. Dengan adanya pengurangan itu, maka akan ada pemadaman. "Jumlah pengurangan tersebut dibagi di seluruh wilayah Surakarta, rata-rata pemadaman berkisar satu jam," kata dia.
imron rosyid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|