Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Petani Bojonegoro Dapat Bantuan Benih Padi Gratis
Kamis, 21 Pebruari 2008 | 15:43 WIB

TEMPO Interaktif, Bojonegoro:Pascabbanjir awal Januari lalu, petani di Kabupaten Bojonegoro mendapatkan bantuan benih padi gratis dari pemerintah pusat. Rata-rata mereka mendapatkan 8 kilogram per orang dari total 256 ton benih untuk 30 ribu petani di daerah ini.

Bantuan ini diberikan kepada 16 kecamatan dari total 27 kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Seperti diketahui, saat banjir menerjang, 16 kecamatan yang dikenal penghasil padi itu masuk kategori terparah daerah genangan banjir. “Kita prioritaskan daerah itu, petaninya mendapatkan bantuan benih,” tegas Parwoto, Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro pada Tempo, Kamis (21/2) siang.

Sesuai data hitungan kerugian banjir, tercatat sekitar 8 ribu hektare tanaman padi siap panen yang mengalami puso di Kecamatan Kalitidu, Purwosari, Trucuk, Padangan, Kasiman, Kapas, Balen, Sumberejo, Bojonegoro Kota, Ngraho, Dander dan sebagaian di Kecamatan Baureno. Nominal kerugian yang dialami petani mencapai lebih dari Rp 23 miliar.

Benih padi gratis yang sudah diterima petani, tercatat sebanyak 95 ton, atau masih tersisa 161 ton. Jenis benih padinya seperti C4 dan sebagian di antaranya benih jagung. Bantuan benih padi ini difokuskan untuk musim tanam pertama yang gagal akibat banjir dan kemudian dilanjutkan musim tanam kedua yang berlangsung pertengahan Februari hingga pertengahan Maret.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Bojonegoro, Syarief Usman, mengatakan pascabanjir, tuntutan petani terhadap bantuan bibit sudah disampaikan satu bulan lalu. Ini karena daya beli petani rendah akibat rugi besar.

Dia mengatakan seharusnya pemerintah memberikan bantuan benih dua kali dalam tahun ini, yaitu musim tanam pertama, kedua dan musim pancaroba untuk benih palawija pada bulan September mendatang. “Karena tahun ini petani diterpa bencana yang parah akibat banjir,” tegasnya.

Selama ini, lanjutnya, Bojonegoro masuk kategori daerah lumbung padi Jawa Timur, setelah Lamongan, Nganjuk dan sekitarnya. Rata-rata produksi gabah kering giling sebanyak 730 ribu ton per tahun, bisa dijadikan modal untuk memperkuat ketahanan pangan di desa-desa dan kecamatan.

Dengan kondisi seperti ini, pihaknya meminta prioritas bantuan benih ke petani untuk ditingkatkan tiap tahunnya. Misalnya untuk daerah lumbung padi, seperti di Desa Cengungklung, Desa Celangap, Kecamatan Kalitidu dan sekitarnya untuk jadi areal khusus pertanian. “Fakta inilah yang kerap tidak dilihat secara jeli oleh pemerintah kabupaten,” tegasnya,

Sujatmiko

Dari Arsip Majalah TEMPO
Langsung Panen tanpa Disemai  | 19 Maret 2001
Hantu Baru | 18 Januari 1975
Lumbung Tanpa Padi | 13 April 1974
Wabah Kulit Beras | 16 Maret 1974
Kelah Komah Di Gangga | 01 Desember 1973
Hikayat Si Datuk | 13 Oktober 1973
Masih target | 11 Agustus 1973
Alternatif Gaplek | 17 Juni 1972
Perang Melawan Bubuk | 06 Maret 1971
Hari Terakhir Kincir | 07 April 1979
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Petani Korban Banjir Dapat Bantuan Benih
Benih Padi Bantuan Banyak yang Rusak
Demak Terima 886 Ton Benih Padi
Kalimantan Tengah Terima 60 Ton Bibit Padi
Ribuan Hektare Sawah Tadah Hujan di Jawa Tengah Kekeringan
Klaten Bagikan Bantuan Benih Rp 7,3 Miliar
Jember Dapat Bantuan Benih Senilai Rp 13 Miliar
Cirebon Aktifkan Kembali Lumbung Padi
Purwakarta Mulai Bagikan Benih Padi 93 Ton
Petani Tolak Bantuan Benih
> selengkapnya...

Website

Departemen Pertanian

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk117922 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Konversi Minyak Tanah Kalimantan Mundur
Kesenjangan Pajak Masih Besar
DAU Dipotong Bila PDAM Tak Perform
Bakrie & Brothers Dapat Pinjaman US$300 Juta
Pengamanan Putaran Kedua Pilgub Jawa Timur Diperketat

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data