Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Korban Lapindo Kembali Berunjuk Rasa
Sabtu, 23 Pebruari 2008 | 12:05 WIB

TEMPO Interaktif, Sidoarjo:Ratusan korban lumpur Lapindo di luar peta terdampak kembali berunjuk rasa, Sabtu (23/2). Sama dengan aksi sebelumnya, mereka menuntut segera mendapat kepastian ganti rugi kerusakan desa mereka yang saat ini tidak lagi layak huni.

Warga juga menolak jika ganti rugi yang mereka dapatkan nantinya diambilkan dari dana APBN. "Kalau dari APBN, terus di mana tanggung jawab Lapindo," ungkap Lutfi Abdillah, koordinator warga dari Desa Siring.

Warga juga khawatir nominal ganti rugi jika diambilkan dari APBN sama kecilnya dengan ganti rugi korban bencana alam seperti gempa di Yogyakarta atau tsunami Aceh. Padahal, bencana Lapindo, tambah Lutfi, bukanlah bencana alam, melainkan akibat ulah pengeboran yang dilakukan Lapindo Brantas Inc.

Hingga saat ini setidaknya enam desa, yaitu Siring Barat, Jatirejo Barat, Mindi, Besuki, Kedungcangkring, dan Pejarakan belum mendapatkan kepastian ganti rugi. Padahal, kondisi enam desa ini sangat membahayakan dan tidak layak huni. Desa Besuki bahkan sudah terendam lumpur hingga 1 meter, sementara untuk Desa Siring bagian barat hampir seluruh rumah keluar semburan gas yang mudah terbakar. Sementara di desa-desa lainnya mengalami keretakan akibat terjadinya amblesan tanah.

Dalam unjuk rasa yang dimulai sekitar pukul 09.30 ini, warga sempat berniat kembali melakukan blokade Jalan Raya Porong. Hanya saja aksi warga ini langsung dihalau oleh ratusan personel kepolisian dari Polres Sidoarjo. Beberapa warga yang mencoba menuju ke tengah jalan langsung didorong polisi untuk menepi ke pinggir jalan.

Tak bisa menutup Jalan Raya Porong, warga akhirnya memutuskan menutup seluruh jalur alternatif di Jalan Raya Porong. Hanya saja aksi ini tidak berlangsung lama. Warga akhirnya memutuskan untuk membubarkan diri dan berjanji akan kembali berunjuk rasa pada Senin (25/2).

"Kita akan berusaha sekuat tenaga supaya Jalan Raya Porong tidak ditutup," ungkap Kepala Bagian Operasi Polres Sidoarjo Ajun Komisaris Leo Simarmata, usai melobi pengunjuk rasa supaya segera membubarkan diri. Untuk mengamankan unjuk rasa kali ini, sebanyak 400 personel gabungan dari Polres Sidoarjo dan Polda Jatim serta sebuah mobil water canon dikerahkan.

Rohman Taufiq


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Media Dituding Berpihak Pada Lapindo
Korban Lumpur Lapindo Akhiri Unjuk Rasa
Korban Lumpur Lapindo Menolak Ganti Rugi dari APBN
Komnas HAM Desak Pemerintah Cabut Perpres 14/2007
Imbas Blokade Warga, Beberapa Kereta Batal Berangkat
Polisi Kawal Aksi Blokade
Sidoarjo Lumpuh
Korban Lumpur Lapindo Blokade Jalan
Korban Lumpur Lapindo Akan Temui Pansus Lumpur
Korban Lumpur Lapindo Tak Percaya DPR
> selengkapnya...

Referensi

Upaya Penghentian Semburan Lumpur Lapindo
Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo
Repotnya Menamai Semburan Lumpur
Kerugian Akibat Lumpur Lapindo

Website

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia
Kementerian Lingkungan Hidup
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118019 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Dukun Usep Dieksekusi Regu Tembak di Lebak
DPRD Cirebon Minta Kamar Hotel dan Mobil Baru
Festival Industri Kreatif 2008 Dibuka Hari ini di Bandung
Eksekusi Mati Sumiarsih Sesuai dengan Prosedur
Rencana Penyemayaman Jenazah Sumiarsih Batal

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data