Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Rel Kereta di Porong Akan Ditinggikan
Rabu, 27 Pebruari 2008 | 17:37 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung:Sekretaris Perusahaan PT Kereta Api Gatot Wibowo mengatakan perusahaannya memutuskan menaikkan ruas rel kereta api di kawasan Porong, Sidoarjo, yang kerap terganggu genangan lumpur Lapindo.

“Daripada menunggu Lapindo nggak bayar-bayar, ya sudah ditinggiin sendiri, daripada kehilangan penumpang,” katanya di Bandung, Rabu (27/2).

Dia mengatakan keputusan itu diambil setelah mengkaji solusi memakai jalur memutar yang ternyata tidak efisien. Keterlambatan jadwal perjalanan kereta yang tadinya melintas di jalur Porong, Sidoarjo, bisa bertambah hingga 4 jam jika terpaksa mengambil jalan memutar.

Menurut Gatot, untuk jangka pendek, pihaknya meminta el kereta ditinggikan mengikuti jalan raya yang juga ditinggikan. Selama ini rel kereta api menjadi korban luberan lumpur Lapindo karena jalan jauh lebih tinggi dari rel kereta api. Lumpur yang meluber tertahan badan jalan sehinga menggenangi rel kereta api. Posisi rel kereta api di antara badan jalan dan lokasi bendungan lumpur Lapindo.

Idealnya, jelasnya, rel kereta api lebih tinggi dari jalan raya. Sementara, pemerintah memutuskan untuk meninggikan kembali Jalan Raya Porong yang kerap tergenang air. “Kalau jalan ditinggikan, rel kereta juga harus tinggi juga,” katanya.

Gatog mengatakan dana untuk meninggikan rel kereta itu berasal dari Departemen Perhubungan. Menurutnya, hingga saat ini Lapindo belum membayar sepeser pun ganti rugi yang menimpa perusahaan itu akibat genangan lumpur Lapindo. “Fisik tidak ada yang rusak, tapi operasional (kereta api) yang rusak,” katanya.

Rencana peninggian rel itu, paparnya, bersamaan waktunya dengan peninggian badan jalan di kawasan itu. Rel kereta yang ditinggikan itu diperkirakan berada di ruas antara Sungai Porong sampai Stasiun Tanggulangin yang jaraknya sekitar 400 meter persegi.

Badan jalan di ruas itu rencananya akan ditinggikan sampai 1,5 meter. Idealnya rel kereta api lebih tinggi 15 sentimeter dari ketinggian badan jalan. Untuk mengantisipasi luberan lumpur akan dibandung semacam saluran air agar luberan air tidak tertahan.

Ahmad Fikri


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Korban Lumpur Lapindo Tolak Dana APBN
Di duga Ada yang Menyulut Api ke Semburan Gas Porong
Semburan Api 5 Meter di Porong
Korban Lapindo Kembali Berunjuk Rasa
Media Dituding Berpihak Pada Lapindo
Korban Lumpur Lapindo Akhiri Unjuk Rasa
Korban Lumpur Lapindo Menolak Ganti Rugi dari APBN
Komnas HAM Desak Pemerintah Cabut Perpres 14/2007
Imbas Blokade Warga, Beberapa Kereta Batal Berangkat
Polisi Kawal Aksi Blokade
> selengkapnya...

Referensi

Upaya Penghentian Semburan Lumpur Lapindo
Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo
Repotnya Menamai Semburan Lumpur
Kerugian Akibat Lumpur Lapindo
Tragedi Pasar Minggu

Website

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia
Kementerian Lingkungan Hidup
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118225 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data