Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Malang Gratiskan Pembuatan KTP dan KK
Kamis, 28 Pebruari 2008 | 15:08 WIB

TEMPO Interaktif, Malang:Pemerintah Kota Malang membebaskan biaya pengurusan kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), dan akta kelahiran mulai Senin (25/2) lalu. Dasar pembebasan biaya ini adalah Perda No. 2/2008 tentang Kependudukan yang baru disahkan DPRD Kota Malang.

"Semangat Perda ini adalah memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat," kata Asisten I Sekkota Wasto, Kamis (28/2).

Wasto optimistis Perda Kependukan ini tak ada halangan saat dijalankan karena sudah dievaluasi oleh Gubernur Jawa Timur. Pemkot Malang juga sudah mulai mensosialisasikan pembebasan biaya ini kepada masyarakat dengan membuat surat edaran. "Jika masih ada pungutan, tolong segera laporkan," ujar Wasto.

Kepala Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkot Malang, Rahman Nurmala, mengatakan, sebelum dibebaskan, biaya pengurusan KTP sebesar Rp 3.000, KK Rp 5.000, dan akta kelahiran WNI Rp 10.000. Khusus untuk akta kelahiran, penghapusan retribusi berlaku bagi bayi WNI baru lahir dalam hitungan 60 hari. Untuk pengurusan lebih dari 60 hari pascakelahiran akan tetap dikenakan retribusi, karena hitungan sudah terlambat.

Rahman menjanjikan pembebasan biaya ini tidak akan mengurangi kualitas pelayanan. Untuk lama pengurusan, misalnya, akan tetap memerlukan waktu dua hari kerja. "Pembebasan biaya ini tak akan mengurangi pelayanan," katanya.

Adanya pembebasan biaya ini berpengaruh pada perolehan target retribusi Kantor Kependudukan dari Rp 800 juta menjadi Rp 30 juta. Target diturunkan karena retribusi hanya akan diperoleh dari biaya pengurusan akta perkawinan. Adapun biaya untuk pembelian blangko KTP, KK, dan akta kelahiran yang selama ini berasal dari Kantor Kependudukan akan diambilkan dari dana APBD.

Bibin Bintariadi

Dari Arsip Majalah TEMPO
Operasi Sidik Jari di Jakarta  | 16 Juni 2003
Main Petak Umpet di Amerika  | 17 Maret 2003
'Baby Boom' Mengintip Indonesia  | 17 Maret 2003
Mengatasi Ledakan Populasi  | 22 Juli 2002
Berita Gembira Dengan Catatan | 27 Agustus 1977
Pernyataan Hoa Kiau Di Medan | 30 Desember 1978
Transmigrasi | 09 Desember 1978
Mendadak Ramai, Karena Nikel | 25 November 1978
Belum Rampung, Dengan Harapan | 28 Oktober 1978
Kelak: Bermukim Di Atas Air | 12 Agustus 1978
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemutihan Data Kependudukan Yogyakarta Batal
Parpol Tidak Serius Atasi Masalah Kependudukan
Bekasi Akan Gelar Operasi Kependudukan
Bekasi Razia Kependudukan Bersama Jakarta
Depok akan Tata Administrasi Kependudukan
Pemimpin Agama Rundingkan Masalah Kependudukan
Jakarta Akan Hapus KTP Ganda
DKI Pulangkan Seribu Lebih Pendatang
Rancangan Undang-undang Administrasi Penduduk Disahkan, PDIP Menyatakan Tidak Terlibat
Sebanyak 124 Ribu Pendatang Setelah Lebaran
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118285 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data