Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Warga di Luar Peta Minta Ganti Rugi Secepatnya
Kamis, 28 Pebruari 2008 | 17:42 WIB

TEMPO Interaktif, Sidoarjo:Korban lumpur Lapindo di luar peta terdampak meminta pembayaran ganti rugi dilakukan secepatnya. "Uang muka harus cepat dan sisa pembayaran juga harus cepat dibayar," tutur Ahmad Zakaria, Koordinator Gerakan Korban Lumpur 4 Desa (Gempur 4D), Kamis (28/2).

Apalagi, khusus Desa Besuki, kondisinya hingga saat ini masih tertimbun lumpur hingga ketinggian 1 meter. Karenanya, percepatan pembayaran ganti rugi sangat mereka harapkan, sehingga segera bisa meninggalkan bekas jalan tol yang selama ini mereka gunakan sebagai tempat tinggal.

Untuk sisa pembayaran 80 persen, Zakaria mengatakan harus dibayar bersamaan dengan pembayaran 80 persen bagi korban Lapindo di dalam peta. Ia beralasan, baik Desa Besuki, Pejarakan, maupun Kedungcangkring terkena imbas luapan lumpur bersamaan dengan desa-desa lainnya yang ada di dalam peta.

Zakaria menyayangkan tidak masuknya Desa Mindi, Siring bagian barat, dan Jatirejo Barat ke dalam kawasan yang akan mendapatkan ganti rugi. Secara geografis, meski desa-desa tersebut belum tersentuh lumpur, namun kondisinya juga sama memprihatinkan dengan desa-desa lainnya, karena hampir seluruh rumah mengalami retak-retak dan sangat dekat sekali dengan tanggul utama lumpur. Sehingga, jika sewaktu-waktu jebol, kawasan tersebut dipastikan akan menyusul terkena luapan lumpur.

Zakaria juga tetap menyayangkan keputusan pemerintah yang mengambilkan dana ganti rugi dari APBN. "Ini semua kesalahan Lapindo, jadi pemerintah harusnya tidak membayarnya dengan hasil pajak dari warga," tambahnya.

Apalagi, luapan lumpur yang menenggelamkan Besuki dan sekitarnya merupakan akibat dari jebolnya tanggul yang dikelola Lapindo dan bukan tanggul yang dikelola BPLS.

Rohman Taufiq


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menteri Lingkungan Jamin Lumpur Tak Cemari Kali Porong
Gerakan Tutup Lumpur Optimistis Tutup Semburan
Aburizal Yakin Masyarakat Tak Tolak Ganti Rugi dari APBN
Korban Lumpur Lapindo Bertangisan di Pendopo Sidoarjo
Rel Kereta di Porong Akan Ditinggikan
Korban Lumpur Lapindo Tolak Dana APBN
Di duga Ada yang Menyulut Api ke Semburan Gas Porong
Semburan Api 5 Meter di Porong
Korban Lapindo Kembali Berunjuk Rasa
Media Dituding Berpihak Pada Lapindo
> selengkapnya...

Referensi

Upaya Penghentian Semburan Lumpur Lapindo
Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo
Repotnya Menamai Semburan Lumpur
Kerugian Akibat Lumpur Lapindo

Website

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia
Kementerian Lingkungan Hidup
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118303 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data