Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

KPUD Nganjuk Melarang Hasil Perolehan Suara Pilkada Dipublikasikan
Rabu, 05 Maret 2008 | 23:58 WIB

TEMPO Interaktif, Nganjuk:
Hasil perolehan suara sementara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang digelar Selasa (4/3), hingga malam sekitar pukul 23.00 belum bisa diketahui.

Pasalnya, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat melarang semua pihak termasuk para wartawan melihat dan mempublikasikan hasil perolehan suara sementara dengan alasan untuk menghindari konflik.

"Kami tidak akan me-release atau mempublikasikan hasil perolehan suara sementara. Pengumuman resmi akan kami sampaikan pada penghitungan final pada tanggal 9 Maret mendatang," kata M. Bawono, Ketua KPUD Nganjuk.

Menurut Bawono, pihaknya tidak bisa mempublikasikan hasil perolehan sementara dengan alasan tidak memiliki perangkat komputer dan akses komunikasi yang bisa mendukung penghitungan perolehan suara.

Lebih jauh Bawono menegaskan keputusan untuk tidak mempublikasikan perolehan suara sementara diambil setelah pihaknya melakukan pertemuan dengan Kepala Polwil Kediri, Komisaris Besar Polisi Sukamto Handoko dan Kepala Kepolisian Resort Nganjuk, Ajun Komisaris Besar Polisi Soebianto. "Ini semua demi keamanan dan menghindari konflik yang bisa muncul sewaktu-waktu," kata Bawono.

Keputusan itu membuat puluhan wartawan media cetak dan elektronik baik lokal maupun nasional kecewa. Bahkan sejumlah wartawan yang datang dari luar kota untuk meliput merasa tidak bisa menerima keputusan itu. Pasalnya, aturan itu dianggap tidak lazim dan justru mencederai prinsip demokrasi.

Kekecewaan juga disampaikan Panitia Pengawas Pilkada setempat. Keputusan KPUD dinilai tidak mencerminkan sebagai lembaga yang harus bersikap transparan.

"Apa salahnya semua pihak mendapatkan akses penghitungan suara. Padahal itu merupakan bagian dari keterbukaan dan pelayanan publik. Apa KPUD lupa jika hajat ini dibiayai oleh uang rakyat?" kata Herman, salah seorang anggota Panwas Pilkada Nganjuk.

Juwair, anggota Panwas yang lain, juga menyatakan sangat kecewa dengan tertutupnya akses penghitungan suara. Menurutnya, hal itu justru bisa menimbulkan kecurigaan. Apalagi semua pihak tahu bahwa KPUD menerima dana hibah Rp 11 Miliar dari APBD untuk melaksanakan Pemilihan Bupati Nganjuk.

"Kami tidak akan ikut bertanggungjawab jika ada pihak yang mempertanyakan tertutupnya akses penghitungan perolehan suara," kata Juwair.

Pilkada Kabupaten Nganjuk digelar secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk pada Selasa (4/3) pagi hingga siang. KPUD Nganjuk menyiapkan 1.864 buah TPS (tempat pemungutan suara) dan 6 TPS khusus untuk menampung 849.191 jiwa pemilih.

KPUD menetapkan menetapkan empat pasangan calon bupati dan wakil bupati. Mereka adalah pasangan Taufiqurahman-Abdul Wahid Badrus (dicalonkan PDIP), pasangan Brigjend Pur Istowo-KH Abdul Qodir (dijagokan Partai Demokrat dengan nomor urut 2), pasangan Sudjono-Harsono (dicalonkan Partai Golkar dengan nomor urut 3) dan pasangan Sutrisno Hafizd-Suyanto (dicalonkan PKB dengan nomor urut 4).

Hingga tengah malam belum bisa diketahui, siapa pasangan yang unggul dalam perolehan suara sementara.Dwidjo U. Maksum


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Warga Dayak Unjuk Rasa di Kantor KPUD
Pemerintah Belum Sikapi Sengketa Pilkada Maluku Utara
Hari Ini, Pemenang Pemilihan Kepala Daerah Bone Ditetapkan
PKB Jawa Timur Nyatakan Ikrar Setia Gus Dur
Alzier Hanya Ingin Bersaing Dengan Sjachroedin
Dua Tokoh Militer Rebutkan Posisi Gubernur Jateng
Menteri Dalam Negeri Tunggu Proses Hukum
Kalla Luruskan Pernyataan Hasyim Soal Pilkada
Pilkada Empat Kabupaten di NTT Dimajukan
Koalisi PKB-PDIP Masih Terbuka
> selengkapnya...

Referensi

Keran Independen Masih Tersumbat
Survei Membuktikan...
Selamat Tinggal Partai
Pertarungan Dimulai

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118585 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Dukun Usep Dieksekusi Regu Tembak di Lebak
DPRD Cirebon Minta Kamar Hotel dan Mobil Baru
Festival Industri Kreatif 2008 Dibuka Hari ini di Bandung
Eksekusi Mati Sumiarsih Sesuai dengan Prosedur
Rencana Penyemayaman Jenazah Sumiarsih Batal

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data