Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Korban Lapindo Minta Payung Hukum
Rabu, 05 Maret 2008 | 12:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Perwakilan korban lumpur Lapindo di Sidoarjo hari ini, Rabu (5/3) bertemu dengan Tim Pengawas Penanggulangan Lumpur Sidoarjo DPR di gedung MPR/DPR di Jakarta. Mereka meminta DPR mendesak pemerintah segera menangani desa-desa yang tergenang lumpur Lapindo.

Wakil Bupati Sidoarjo Syaiful Iilah meminta Desa Siring Barat dan Jatirejo segera direlokasi karena di beberapa tempat muncul gelembung gas liar yang berbahaya. Ganti rugi bisa dihitung setelah warga dipindahkan. "Dua desa itu sangat memprihatinkan kalau dibiarkan," kata Syaiful.

Saat ini warga yang mendiami Siring Barat sebanyak 319 keluarga dan Jatirejo sebanyak 250 keluarga. Mereka meminta adanya payung hukum pembayaran ganti rugi bagi desa di luar peta terdampak semburan.

Mahmud Marzuki, salah satu warga Siring Barat meminta anggota tim berkunjung ke lokasi yang terkena dampak semburan lumpur Lapindo. Selanjutnya DPR bisa menentukan wilayah yang paling berbahaya dan harus diprioritaskan untuk direlokasi.

Menurut dia, warga di Siring Barat tidak berani memasak di rumah karena gas yang muncul mudah terbakar. "Kalau tidak didengarkan kami akan bakar gelembung gas itu supaya apinya tidak pernah mati," katanya.

Anggota tim pengawas penanggulangan lumpur Sidoarjo Tamam Achda mengatakan DPR hanya bisa mengawasi kinerja penanganan dampak lumpur Lapindo. DPR tidak berhak memutuskan wilayah yang dianggap berbahaya atau terdampak. "Itu bukan domain kami. Tapi tolong dipahami kami sepenuhnya berpihak pada masyarakat," ujarnya. KURNIASIH BUDI


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pimpinan DPR Terima Perwakilan Korban Lumpur Besok
BPLS Diminta Membantu Pengungsi Lumpur yang Kelaparan
Korban Lapindo Mulai Kelaparan
Korban Lapindo Protes Penghentian Jatah Nasi Bungkus
Korban Lumpur Lapindo Blokade Bekas Jalan Tol
Warga di Luar Peta Minta Ganti Rugi Secepatnya
Menteri Lingkungan Jamin Lumpur Tak Cemari Kali Porong
Gerakan Tutup Lumpur Optimistis Tutup Semburan
Aburizal Yakin Masyarakat Tak Tolak Ganti Rugi dari APBN
Korban Lumpur Lapindo Bertangisan di Pendopo Sidoarjo
> selengkapnya...

Referensi

Upaya Penghentian Semburan Lumpur Lapindo
Bencana atau Salah Manusia
13 Bulan tanpa Hasil
Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo
Repotnya Menamai Semburan Lumpur
Melejit Meski Didera Lumpur
Kerugian Akibat Lumpur Lapindo

Website

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia
Kementerian Lingkungan Hidup
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118613 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar
Keluarga Sudah Menerima Kabar Sophan Sophian Meninggal
Soetrisno Bachir Keliling Jawa Tengah
Keluarga Masih Menunggu Kabar Meninggalnya Sophan Sophian
Politikus Sophan Sophian Dikabarkan Meninggal

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data