|
Minyak Goreng di Yogyakarta Meroket
Rabu, 05 Maret 2008 | 16:32 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Harga minyak goreng di pasar tradisional di kota Yogyakarta kembali naik Rabu (5/3). Harga minyak barco kini mencapai Rp 15.600 per kilogram, sebelumnya Rp 14.500 per kilogram.
Pedagang di Pasar Demangan, Sunarto, mengatakan kenaikan harga minyak goreng merasahkan pedagang maupun konsumen. Pada saat harga normal, Rp 8.900 per kilogram, dia dapat menjual minyak hingga lima galon (isi 16,5 kilogram), sekarang hanya terjual tiga galon.
“Kini harganya naik terus. Setiap pasokan baru datang dari agen harga pasti naik sekitar Rp 500 per kilogram,” katanya. “Akibat harga naik, omset turun. Pelanggan saya tidak mau membayar minyak goreng sebelum dagangannya laku. Mereka hutang dulu.”
Sedangkan minyak goring bersubsidi hingga kini belum jelas kapan didistribuskan ke masyarakat. Pemerintah kota (Pemkot) Yogyakarta masih akan berkoordinasi dengan Pemerintah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. “Kami masih menunggu,” kata Imam Nurwahid, Kepala Seksi Pengawasan, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kota Yogyakarta.
Bahkan, menurut Imim, besok pemerintah provinsi baru berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Kota Yogyakarta, katanya, mendapat jatah 20 ribu liter. MUH SYAIFULLAH
INDEKS BERITA LAINNYA :
|