|
Ngawi Siaga Tiga Banjir
Kamis, 06 Maret 2008 | 14:14 WIB
TEMPO Interaktif, Ngawi:Ketinggian air Sungai Bengawan Solo wilayah Ngawi pada Kamis (6/5) pukul 10.00 WIB memasuki status siaga tiga banjir.
Di Balai Bengawan Solo wilayah Madiun tercatat ketinggian air Sungai Bengawan Solo di Ngawi telah mencapai 8,6 meter. Ketinggian air normal adalah 7 meter.
"Ketinggian air diperkirakan akan naik karena curah hujan masih tinggi," kata Tatang H, petugas pengukur ketinggian air di Balai Bengawan Solo wilayah Madiun, Kamis (6/5).
Dari pantauan Tempo, di sejumlah lokasi, misalnya di Kecamatan Kwadungan, luapan air sungai telah menggenangi jalan-jalan desa hingga ketinggian 50 sentimeter. Puluhan hektare sawah di wilayah itu juga mulai terendam luapan air.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Ngawi, ada 11 wilayah yang terancam terendam banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo, yaitu Kecamatan Kwadungan, Pangkur, Padas, Geneng, Paron, Pitu, Kedunggalar, Widodaren, Karanganyar dan Mantingan.
Sekretaris Desa Purwosari, Kwadungan, Umar Toha, mengatakan telah meminta sekitar seribu warganya untuk waspada akan datangnya banjir. "Kami meminta mereka siap mengungsi jika ketinggian air terus naik," ujarnya.
Untuk mengantisipasi datangnya banjir, Wakil Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, mengatakan telah menyiagakan dua unit perahu karet dan mengirim satu ton beras ke beberapa titik rawan banjir. "Satuan bencana sudah siaga dan keliling," tambahnya.
DINI MAWUNTYAS
INDEKS BERITA LAINNYA :
|