|
Minyak Goreng Langka di Madiun
Jum'at, 07 Maret 2008 | 15:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Minyak goreng yang dikemas dalam berbagai merk langka di sejumlah pasar tradisional di Kota dan Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Kelangkaan terjadi menyusul meroketnya harga minyak goreng curah dalam sepekan ini.
Seorang pedagang minyak goreng di Pasar Sleko Madiun, Wahyuni mengatakan kelangkaan minyak goreng terjadi tiga hari terakhir. Normalnya, kata dia, distributor mengirim sebanyak 150 liter minyak goreng dua minggu sekali ke tokonya. Namun saat ini pengiriman dari distributor minyak tersendat.
"Alasan distributor, stok minyak goreng kosong," ujarnya pada Tempo, Jumat (7/3). Akibatnya ia dan sejumlah pedagang di pasar tradisional tidak mendapat pengiriman minyak goreng.
Menurutnya, ketika harga minyak goreng melambung, warga lebih memilih membeli minyak goreng bentuk kemasan daripada minyak goreng curah. "Kenaikan harga minyak goreng kemasan tidak terlalu besar. Apalagi kualitasnya tetap bagus," ujar dia.
Dari pantauan Tempo di sejumlah pasar tradisional di Sleko, Kaibon dan Pasar Besar Madiun, harga minyak goreng curah yang sebelumnya Rp. 8.500 ribu per kilogram menjadi Rp. 16.250 ribu per kilogram untuk jenis KL. Minyak goreng curah jenis BM dari Rp. 7 ribu menjadi Rp. 14 ribu per kilogram. Sedangkan minyak goreng kemasan ukuran dua liter dari sebelumnya Rp. 18 ribu menjadi 24 ribu.
Kepala Subdinas Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Madiun, Agus Trisilo mengatakan operasi pasar minyak goreng bersubsidi akan dilakukan.
DINI MAWUNTYAS
INDEKS BERITA LAINNYA :
|