Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ketua Umum Mundur, Status Freddy Muli Tak Menentu
Jum'at, 07 Maret 2008 | 18:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Setelah Ketua Umum Persebaya Surabaya Arif Afandi mengundurkan diri,
nasib pelatih Freddy Muli turut mengambang. Pasalnya, tim perumus klub tersebut telah memberikan mandat kepada Sekretaris Umum Akhmad Munir untuk menggelar
musyawarah cabang luar biasa selambat-lambatnya tanggal 15 Maret 2008 dengan agenda pemilihan ketua umum yang baru. "Siapa nanti pelatih Persebaya, apakah tetap Freddy atau bukan, itu semua tergantung keputusan ketua umum terpilih," kata Munir saat dihubungi Tempo, Jumat (7/3).

Sebagai pelatih yang bulan lalu dikontrak oleh Arif, posisi Freddy memang menjadi tak menentu. Apalagi mundurnya Arif juga tanpa koordinasi dengan dia. Padahal atas saran Arif, Freddy telah menseleksi para pemain yang akan direkrut Persebaya pada musim kompetisi tahun ini. Pemain-pemain hasil seleksi beserta nilai kontrak yang
diinginkan itu rencananya akan disodorkan kepada Arif. Namun sebelum hal itu terealisasi, Arif keburu mundur.

Sejauh ini ada beberapa nama disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti posisi Arif, diantaranya Ketua KONI Surabaya Saleh Ismail Mukadar, Ketua Persatuan
Wartawan Indonesia Jawa Timur Dhimam Abror Djuraid dan pembina klub PS Mahasiswa Edy Yuwono Slamet. Namun secara pribadi Munir berharap ketua umum terpilih tetap
mempertahankan posisi Freddy.

Alasannya, sejak dikontrak bulan lalu Freddy telah melakukan berbai persiapan pembentukan tim, termasuk menseleksi puluhan pemain yang masuk daftar buruan.
"Dari pada kembali ke nol, saya setuju bila ketua umum nanti mempertahankan Freddy. Dia sudah punya konsep untuk membentuk tim," kata Munir.

Selain alasan tersebut, menurut Munir, Freddy sudah merasa cocok dengan lingkungan Persebaya sehingga mempermudah proses adaptasi. Prestasi pelatih kelahiran Palopo yang berhasil membawa PSMS Medan ke final Liga Indonesia 2007 diharapkan juga menjadi pertimbangan pengurus baru nanti. "Apalagi Freddy juga pernah membawa
Persebaya juara divisi satu," ujar Munir.

Freddy sendiri enggan berkomentar banyak karena masih ingin menunggu perkembangan lebih lanjut. Ia mengaku sempat ditanya beberapa pemain hasil seleksi yang ingin
memperoleh kepastian jadi tidaknya dipakai Persebaya. "Saya tidak tahu siapa yang bertanggung jawab terhadap pemain-pemain hasil seleksi itu. Tapi semua saya suruh
untuk menunggu perkembangan dulu," kata Freddy. Kukuh Wibowo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118795 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

IPB Kembangkan Sentra Benih Kedelai di Luar Jawa
Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data