|
Awal 2008, Kabupaten Malang Kekurangan Beras
Senin, 10 Maret 2008 | 20:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Hasil panen padi pada Januari 2008 belum mencukupi kebutuhan beras bagi seluruh penduduk Kabupaten Malang, Jawa Timur. Hasil panen padi Januari sebanyak 15.278 ton.
Purwanto, Kepala Dinas Pertanian setempat, mengatakan kekurangan beras sebanyak 2.022 ton. Dari gabah hasil panen Januari yang sebanyak 15.278 ton, menghasilkan 9.236 ton beras. "Sedangkan kebutuhan beras untuk seluruh penduduk Kabupaten Malang sebanyak 18.538 ton," kata Purwanto di ruang kerjanya, Senin (10/3).
Kekurangan beras itu belum mencerminkan bahwa Kabupaten Malang masuk dalam kategori rawan pangan. "Lebih tepat kalau disebut karena hasil panen kurang maksimal. Toh, kekurangan beras hasil panen masih bisa ditutupi oleh beras yang beredar di pasaran dan stok beras di Bulog. Lagi pula musim panen raya belum selesai, jadi ada tambahan beras lagi," katanya menukas.
Kekurangan beras tidak mencemaskan. Sebab, kata Purwanto, ketahanan pangan di Kabupaten Malang cukup bagus karena ditopang oleh hasil panen tanaman lainnya, seperti jagung, ketela pohon, ubi jalar, dan ubi kayu.
Jumlah penduduk Kabupaten Malang 2.442.442 jiwa. Kebutuhan beras sebanyak 18.538 ton dihitung berdasarkan asumsi kebutuhan beras per kapita per tahun 91,059 kilogram atau 7,59 kilogram per bulan. Jumlah kebutuhan beras per kapita per bulan ini dikalikan dengan jumlah seluruh penduduk.
Sedangkan pada Februari terjadi surplus 7.280 ton beras. Surplus didapat karena hasil panen menghasilkan gabah sebanyak 42.709 ton dan setelah diolah menjadi beras sebanyak 25.818 ton. Namun, jika hasil panen Januari dan Februari digabung, terdapat kekurangan beras sebanyak 2.022 ton. Sebab ketersediaan beras dalam dua bulan itu 35.054 ton, sedangkan kebutuhan beras 37.072 ton.
Hasil panen pada 2007 surplus. Hasil panen mencapai 371.509 ton gabah atau setara dengan 223.266 ton beras. Sedangkan kebutuhan beras 220.392 ton, sehingga didapat surplus beras sebanyak 2.874 ton. Abdi Purmono
INDEKS BERITA LAINNYA :
|