Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Puting Beliung Kediri:

212 Buah Rumah Dan Bangunan Rusak
Selasa, 11 Maret 2008 | 12:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Di sela-sela proses pembersihan puing-puing dan pendataan di 4 desa di Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, setelah diterjang angin puyuh, pemerintah daerah setempat menyatakan jumlah rumah yang rusak mencapai 210 buah, 1 rumah ibadah dan 1 fasilitas umum penyimpan alat pemakaman.

Untuk memudahkan upaya perbaikan, sejumlah warga yang
rumahnya rusak parah disediakan tenda darurat untuk
menampung warga. "Kami mengharap pemerintah bisa segera membangun lagi rumah-rumah warga yang rusak agar kami bisa kembali bekerja dan menjalankan aktifitas sehari-hari," kata Wanto, salah seorang warga yang turut menjadi korban amukan angin puyuh, Selasa (11/3).

Dari pendataan yang dilakukan pemerintah, tercatat 210
buah rumah rusak dihantam angin puyuh yang menerjang
pada Minggu (9/3) petang lalu. Rumah-rumah yang rusak
itu masing-masing berada di Desa Kunjang (82 rumah),
Desa Duwet (60 rumah serta satu tempat ibadah), Desa
Tenggerlor (26 rumah dan 1 bangunan penyimpan
peralatan pemakaman) dan di Desa Kapas (42 rumah).

"Semua rumah dan bangunan yang rusak akan direhabilitasi dengan bantuan pemerintah," kata Sigit Rahardjo, juru bicara Pemkab Kediri, Selasa (9/3).

Menurut Sigit, saat ini selain terus mengerahkan tenaga untuk membersihkan puing-puing, Bupati Kediri Sutrisno juga telah mengirimkan bantuan berupa 2 ton beras, mie instant, 125 dus air mineral dan 200 kg minyak goreng.
"Tim Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak
PB) dibantu aparat TNI/Polri, Satpol PP dan relawan akan terus berada di lokasi hingga kondisinya kondusif. Bantuan kerusakan disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang dialami," kata Sigit.

Seperti dilaporkan, ratusan rumah di empat desa di Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, mengalami kerusakan cukup parah akibat diterjang angin puyuh, Minggu (9/3) petang. Akibatnya, selain menyebabkan sejumlah warga puluhan pepohonan, tiang listrik dan telepon roboh. Ratusan rumah yang mengalami kerusakan masing-masing berada di Dusun Tanggungan (Desa Kunjang), Dusun Duwet (Desa Duwet), Dusun Bungkul (Desa Kapas) dan di Dusun Wangkal (Desa Tengger Lor).

"Korban luka bertambah mencapai 14 orang dan telah
mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Mereka
kami bebaskan dari segala biaya pengobatan," kata
Sigit.DWIDJO U. MAKSUM


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118974 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Industri Kreatif Sumbang 7,8 Persen PDB Jawa Barat
Kampanye Hari Pertama Tanpa Dialog
Pemerintah Diminta Membentuk Badan Kependudukan
Soenarjo Optimis Pilkada Jatim hanya Satu Putaran
Soekarwo Gunakan Hak Pilihya Bersama Istri dan tiga anaknya

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data