|
Pesawat TNI AU Yang Jatuh Telah Dievakuasi
Selasa, 11 Maret 2008 | 14:57 WIB
TEMPO Interaktif, Subang:Pesawat helikopter latih TNI AU jenis Soloy yang terjatuh di perkebunan tebu Cibeureum, di desa Cinangka, Kecamatan Cipunanagara pada Selasa (11/3) pukul 11.15, telah berhasil dievakuasi ke Lanud Suryadharma, Kalijati, Subang pada pukul 14.00. Komandan Lanud Suryadharma, Kalijati, Kolonel Penerbang RAS Rendro Bowo S, mengatakan, pesawat jenis latih tersebut dipiloti oleh Lettu Hengky Jaya dan mekanik Prada Rindi W.
Pesawat yang sedang berlatih tersebut mengudara dari Suryadharma pukul 10.31. Tetapi kemudian pukul 11.15, pesawat meledak di udara. “Terjadi dua kali ledakan,” ujar Rendro.
Ledakan tersebut mengakibatkan pilot Hengky tewas. Sedangkan mekanik Rindi mengalami luka bakar.
Menurut Rendro, pesawat tersebut awalnya jenis SIUK buatan Amerika yang diterima oleh pemerintah Indonesia tahun 1978. Kemudian pada tahun 1984, pesawat sempat dimodifikasi di Australia menjadi jenis Soloy.
Rendro belum bisa memastikan tentang penyebab meledaknya heli latih tersebut. “Kita sedang melakukan penyelidikan,” ujarnya.
Menurut seorang saksi mata, Sarmin, warga Desa Cinangka, ia melihat pesawat mulai oleng di udara di kampung Manyingsal, dan menabrak kabel listrik. "Setelah itu meledak," ujarnya.
Pesawat jatuh sekitar 50 meter dari lokasi menabrak kabel. Sarmin menyaksikan Rindi berlari keluar pesawat denan tubuh terbakar. "Baru pesawat meledak lagi," ia menambahkan. Beberapa orang segera membantu Rindi.
Setelah dirawat di rumah sakit PTPN Subang, Rindi direkomendasikan untuk dirawat di RS Salamun, Bandung. Sementara korban tewas, Hengky Jaya rencananya akan dibawa ke Jakarta siang ini.
Nanang Sutisna
INDEKS BERITA LAINNYA :
|