Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Was-was Banjir di Tengah Acara Pelantikan Bupati Baru
Selasa, 11 Maret 2008 | 18:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Besok rencananya, warga Bojonegoro, akan menggelar pelantikan Bupati-Wakil Bupati Bojonegoro periode 2008-2013, baru. Tetapi, di tengah acara itu, kini warga Kota Bojonegoro was-was dengan naiknya air di Bengawan Solo.

Rasa was-was warga Kota Bojonegoro, bisa jadi beralasan. Sebab, data di Satuan Pelaksana Penanggulan Bencana dan Pengungsi (Satlak PBP) yang mencatat, ketinggian air di Bengawan Solo setinggi 15.28 pielschal?atau ambang batas kritis (siaga III) dimana normalnya hanya 13.00. Apalagi, air dari hulu Bengawan Solo, seperti Ngawi, Karangnongko, Cepu, Padangan dan Purwosari, air sudah meluap dan menggenangi perumahan penduduk dengan rata-rata ketinggian 1,5 meter.

Kendati, ukuran ketinggian air sudah diambang batas kritis, pihak panitia pelantikan Suyoto, Bupati Bojonegoro dan Setyo Hartono, Wakil Bupati, tetap saja tenang. Di Pendopo Malowopati, Kabupaten Bojonegoro, persiapan pelantikan tampak sudah mantap. Tampak kursi sudah berjajar, berikut ucapan selamat yang terpasang di sudut-sudut kota Bojonegoro. "Periiapan sudah matang. Kalaupun was-was banjir, jelas kita sudah antisipasi," ujar Djindan Muhdin, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Pemkab Bojonegoro pada Tempo, Selasa (11/3) siang.

Ancaman banjir jika musim hujan warga Bojonegoro, disebabkan lokasi kota yang memang berada di bawah aliran Bengawan Solo. Saat banjir besar yang terjadi pada tahun baru 2008, misalnya, Kota Bojonegoro direndam banjir yang airnya surut hingga 10 hari lamanya. Jalan-jalan utama, seperti Jl Thamrin, Jl Diponegoro, Jl Imam Bonjol, Jl Jaksa Agung Suprapto, misalnya, airnya mencapai 1,8 meter. Air luapan Bengawan Solo yang menggenang tidak bisa keluar karena, permukaan tanah di kota yang rendah di bawah tanggul. Kondisi itu diperparah dengan jebolnya tanggul Bengawan Solo, yang mencapai 8 meter.

Dampak dari banjir awal tahun baru 2008, menyebabkan Kota Bojonegoro lumpuh total. Kantor-kantor pemerintah tutup total. Termasuk juga kegiatan perbankan yang tutup akibat kantornya digenangi air setinggi 1 meter.

Bahkan beberapa bank pemerintah dan swasta terpaksa tutup dan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) rusak akibat digenangi air. Bahkan rumah dinas Wakil Bupati Bojonegoro di Jl Panglima Sudirman, terendam banjir hingga 1,5 meter.

Menurut Wawan, warga Kota Bojonegoro, banjir yang tiap tahun menelikung perkampungan penduduk, menjadi catatan pending dan pekerjaan rumah Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Dia juga berkelakar, bahwa saat proses penetapan suara di KPU Bojonegoro, saat itu terjadi banjir besar. Dan kini ketika dilantikpun, terjadi ancaman banjir. "Kita lihat, apakah Pak Bupati, bisa memenuhi harapan masyarakat," katanya.

Harapan Wawan, bisa jadi mewakili masyarakat. Selama ini, Bojonegoro, yang kini dikenal dengan kota minyak, termasuk daerah yang terbelakang. Padahal, jika merinci APBD Bojonegoro 2008 senilai Rp 899 miliar atau jauh meninggalkan Kabupaten Tuban dan Kabupaten Lamongan, yang jumlahnya tak lebih dari Rp 800 miliar.

Tetapi, ironisnya selama lima tahun ini, Bojonegoro masih tetap masuk lima besar kabupaten termiskin di Jawa Timur. "Ini jadi ironis, jika Bojonegoro nanti tetap seperti ini. Maka kita lihat bupati baru ini," imbuhnya. sujatmiko


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119021 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Satu Orang Terluka di Kecelakaan Tol Tangerang
Kejaksaan Kembalikan Berkas Kasus Sinar Pacific
Persiba Siapkan Pengganti Peter Butler
Empat Korban Minuman Keras Masih dirawat, Tiga lainnya Tewas
Menteri Keuangan Kembali Bekukan Izin Kantor Akuntan Publik

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data