Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pencuri Ribuan Ton Tanaman Obat Endemik Ditangkap
Rabu, 12 Maret 2008 | 14:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jember:Petugas Balai Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) Jember, Jawa Timur, menangkap dua pencuri ribuan ton tanaman obat endemik dari kawasan konservasi, Rabu (12/03) pagi. Kedua warga Jember itu, Suparman (35) dan Sukowijono (40), kini menghuni Lapas Kelas II A Jember.

Petugas juga menyita sedikitnya 2.367 ton bahan-bahan tanaman obat, terdiri dari tanaman susuh angin (Usnea barbata) sebanyak 1.732 ton, iles-iles (Amorpopalus Sp) sebanyak 58 kilogram, biji kemiri (Aleurites nollucana) sebanyak 489 kilogram, dan kayu olet/kayu rapet (Parameria laenigata) sebanyak 85 kilogram.

"Tanaman obat endemik itu dicuri dari kawasan zona penyangga hutan konservasi milik TNMB di wilayah resort Bandealit," kata Kepala Subbagian Tata Usaha Balai TNMB, Sumarsono, kepada Tempo, Rabu (12/03) siang.

Menurut Sumarsono, sebenarnya pihak TNMB telah mengincar pencuri tanaman obat itu sejak sebulan lalu, namun baru hari ini mereka bisa ditangkap saat hendak mengangkut aneka tanaman obat itu dengan sebuah truk di jalan dusun Bandealit Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo.

"Mereka mengambil tanaman itu tanpa izin dan untuk tujuan komersial. Mereka mengaku barang-barang itu akan dijual ke Pulau Bali sebagai bahan obat-obatan," tambah Sumarsono.

Sebagai tanaman obat yang tergolong langka, harga tanaman obat endemik TNMB itu terbilang mahal di pasaran. Harga satu kilogram tanaman susuh angin mencapai Rp 30 ribu, iles-iles mencapai Rp 12 ribu per kilogram, dan kayu olet atau kayu rapet mencapai Rp 25 ribu per kilogram.

Mahbub Djunaidy

Dari Arsip Majalah TEMPO
Indonesiana | 14 Maret 2005
Mencuri atau Sekadar Nyinyir | 31 Januari 2005
Monster Bersungut dari Sangkulirang | 10 Januari 2005
Nasib Mereka di Ujung Tanduk  | 07 Juni 1999
Suaka Gersang di Belantara Jakarta | 22 November 2004
Mengintip Jejak Harimau Jawa  | 12 Januari 1999
Menunggu Kepunahan di Siberut | 11 Oktober 2004
Mereka yang Mengawal Bumi  | 07 Juni 2004
'Kudu' Melongok dari Balik Kardus  | 17 November 2003
Bohorok: Lebih dari Musibah  | 10 November 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hari Ini, Kasus Pencurian Arca Museum Radya Pustaka Disidangkan
Polisi Temukan 334 Kasus Pencurian Air
Pencuri Ban Truk di Tol Cikampek Diringkus
Polisi Air Ringkus Pencuri BBM
Polisi Gulung Komplotan Penadah Gula
Sopir Kopaja Mencuri di RS Pusat Pertamina
Potensi Hujan di Jakarta Kecil
Fujimori Divonis 6 Tahun Penjara
Fosil Gading Gajah Purba Kudus Dicuri
Arca Koleksi Museum Radyapustaka Dijual Rp 80 Juta
> selengkapnya...

Referensi

Bermodal Arca Palsu

Website

Illegal Logging Response Center
Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119085 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Kesenjangan Pajak Masih Besar
DAU Dipotong Bila PDAM Tak Perform
Bakrie & Brothers Dapat Pinjaman US$300 Juta
Pengamanan Putaran Kedua Pilgub Jawa Timur Diperketat
Pengakses Internet di Cina Tertinggi di Dunia

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data