Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bappeda Se-Indonesia Minta Perampingan Tugas
Kamis, 13 Maret 2008 | 13:30 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya:Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) provinsi se-Indonesia mendesak pemerintah merampingkan struktur tugas mereka.

“Setelah otonomi daerah tugas kita overload. Pemerintah pusat harus segera mencarikan solusi untuk efisiensi tugas Beppeda,” kata Hadi Prasetyo, Kepala Bappeda Jatim di sela-sela pertemuan Bappeda se-Indonesia di Surabaya, hari ini (13/3).

Hadi mencontohkan, sesuai UU Otonomi Daerah tugas Bappeda semakin berat karena harus mengkoordinasikan seluruh kabupaten/kota yang ada. Apalagi, sesuai UU 17/2003 Bapeda juga harus mengkoordinasikan belanja APBN yang didapat seluruh kabupaten/kota plus provinsi. Padahal, mereka tidak memiliki lembaga yang khusus menangani anggaran.

Belum lagi jika terjadi bencana, Bappedalah yang kemudian harus mencarikan anggaran banjir. “Kita juga tidak memiliki lembaga yang khusus menangani banjir,” tambahnya.

Akibatnya, tambah Hadi, dalam seminggu dirinya mendapatkan setidaknya sekitar 60 undangan yang separuh di antaranya harus dia sendiri yang menghadiri. “Sekretaris Bappeda hanya golongan III A, terpaksa hampir semua undangan harus Kepala Bappeda sendiri yang datang,” tambahnya.

Karenanya, dalam pertemuan ini mereka juga akan mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk menaikkan golongan sekretaris Bapeda minimal golongan II B. Selain itu, mereka juga meminta adanya penambahan beberapa lembaga dalam Bappeda.

Jika sesuai dengan PP 42/2007 Bappeda hanya terdiri dari empat lembaga, yaitu ekonomi, sosial, prasarana wilayah, dan evaluasi pembangunan. Mereka mengusulkan adanya penambahan di bidang penganggaran.

Pertemuan para kepala Bappeda yang dilakukan di Hotel Garden Palace Surabaya ini rencannya akan digelar selama dua hari hingga besok (14/3).

Rohman Taufiq


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Pusat Dituding Abaikan Perbatasan
Pemerintahan Tana Tidung Belum Berfungsi
Layanan Publik Penajam Terganggu Dualisme Kepemimpinan
Gubernur Gamawan Ancam Bupati Mentawai
Ngayoh Segera Gantikan Suwarna
21 Tenaga Honorer Dinas Perhubungan Diduga Fiktif
Struktur Organisasi Pemerintah Kota Bandung Dirampingkan
Banyak Pejabat di DIY Tak Miliki Latar Belakang Ilmu Ekonomi
Gubernur NTT Berkantor di Rumah Sakit
Perkantoran di Solo Wajib Gunakan Aksara Jawa
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119184 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Menabrak Pakem Seni Trimatra
Sophan Meninggal Dalam Perjalanan Ke Rumah Sakit
Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar
Keluarga Sudah Menerima Kabar Sophan Sophian Meninggal
Soetrisno Bachir Keliling Jawa Tengah

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data