|
Hakim Izinkan Kejiwaan Roy Marten Diperiksa
Kamis, 13 Maret 2008 | 17:06 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya:Majelis hakim yang menyidangkan perkara kepemilikan dan penggunaan sabu-sabu oleh Roy Marten memberikan izin kepada Kepala Rumah Tahanan Kelas I Surabaya untuk memeriksakan kondisi kejiwaan aktor senior itu ke dokter spesialis jiwa Rumah Sakit Umum dr Soetomo, Surabaya.
Surat penetapan majelis hakim tertanggal 12 Maret yang ditandatangani ketua majelis Berlin Damanik itu untuk menanggapi surat Kepala Rumah Tahanan yang meminta agar Roy Marten disarankan melakukan kontrol ke spesialis jiwa.
Surat Kepala Rutan dilampiri surat keterangan dokter Soetjipto, staf medik fungsional Ilmu Kedokteran RSUD dr Soetomo. Meski telah mengizinkan Roy berobat, namun hakim belum mengeluarkan surat pembantaran kepada suami aktris Anna Maria tersebut.
"Dengan turunnya surat izin dari hakim, hari ini juga saya akan membawa Roy ke rumah sakit," kata kuasa hukum Roy, Sunarno Edy Wibowo, Kamis (13/3).
Selasa kemarin majelis hakim memutuskan untuk menunda persidangan Roy karena yang bersangkutan mengaku sedang dalam kondisi sakit. Menurut Sunarno, kliennya yang ditahan sejak 14 November 2007 lalu itu mengalami depresi berat dan gejala gangguan kejiwaan lainnya. Aktor yang pernah menjadi idola kawula muda tahun 70-an itu, kata Sunarno, sering menangis sendiri di tahanan dan dihinggapi paranoid yang hebat.
Izin hakim itu membuat kecewa Ketua Gerakan Antinarkoba Jawa Timur, Edy Pirih. Menurut Edy, hakim sedang dikelabui oleh permainan watak Roy. Sebagai aktor, kata Edy, Roy dinilai sedang berakting dengan tujuan agar mendapat keringanan hukuman. Padahal seharusnya Roy layak dihukum berat karena telah dua kali tertangkap basah mengonsumsi narkoba.
"Hakim tidak layak memberi izin berobat kepada Roy karena saya lihat fisiknya bagus. Saya kira hakim sudah dipermainkan oleh akting dia," kata Edy kepada Tempo.
Sunarno membantah kliennya berpura-pura sakit. Pasalnya, dua dokter spesialis jiwa yang memeriksa Roy, yakni Soetjipto dan Marga Maramis, menyatakan aktor yang melejit lewat film "Cintaku di Kampus Biru" itu tengah mengalami gangguan kejiwaan. "Secara fisik memang nampak sehat, tapi sebenarnya jiwanya sedang dalam masalah," kata Sunarno.
Kukuh S. Wibowo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|