Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Langit-langit SD Ambruk, Dua Siswa Terluka
Jum'at, 14 Maret 2008 | 15:54 WIB

TEMPO Interaktif, Indramayu:Dua siswa SDN Krangkeng I terluka akibat langit-langit ruangan kelas mereka ambruk. Kedua siswa kelas dua itu, Cecep, 8 tahun, dan Muhammad Fahri, 8 tahun, mengalami luka di bagian kepala.

"Walaupun tidak mengalami luka serius, keduanya hingga kini masih beristirahat di rumah masing-masing," tutur Oom, 26, guru yang saat itu tengah mengajar di kelas dua.

Oom mengatakan ambruknya langit-langit kelas mereka terjadi pada Kamis (13/3). Saat itu proses belajar-mengajar tengah berlangsung dan tiba-tiba langit-langit roboh.

"Kami tidak sempat menyelamatkan diri karena kejadiannya begitu tiba-tiba," tutur Oom. Usai tertimpa langit-langit, kedua siswanya langsung dibawa ke puskesmas setempat dan saat ini masih beristirahat di rumah masing-masing. Proses belajar mengajar pun langsung dihentikan. Namun saat ini ruangan kelas dua sudah digunakan kembali setelah dibersihkan.

Berdasarkan pantauan, bangunan sekolah yang memiliki 6 ruangan dan 347 siswa tersebut kondisinya sangat memprihatinkan. Hampir seluruh langit-langit ruang kelas jebol dan yang terlihat hanya genteng. Gentengnya pun bahkan berlubang sehingga saat hujan air pun akan berjatuhan ke dalam ruangan. Ubin lantainya hampir seluruhnya terkelupas, sedangkan kaca jendela sebagian besar telah pecah dan untuk menghalangi orang masuk, kaca tersebut dipasang palang kayu.

Seorang guru senior yang telah mengajar di sekolah tersebut sejak 1980, Eti Rukmiati, menjelaskan bahwa bangunan SDN Krangkeng I telah dibangun sejak 1975 lalu. Sejak itu tidak pernah ada perbaikan atau rehabilitasi di sekolah mereka. "Karenanya wajar jika hampir seluruh bagian bangunan di sekolah kami rusak karena termakan umur," tuturnya.

Kepala SDN Krangkeng I, Amir, saat dikonfirmasi enggan untuk memberikan penjelasan. Ia sebelumnya sempat mendapatkan telepon dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Krangkeng, Dedi, yang menyatakan keberatan jika kepala sekolah memberikan keterangan kepada wartawan.

Ivansyah


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Puluhan Sekolah Dasar Negeri di Sleman Digabung
Gedung Sekolah Dasar Negeri Peusar Nyaris Ambruk
Puluhan Sekolah Dasar di Kota Yogyakarta Tak Layak
201 Gedung SD/MI di Malang Direhabilitasi
80 Sekolah di Kudus Rusak Akibat Banjir
Ratusan Pelajar Kediri Belajar di Kelas Darurat
Sumatera Barat Menerima Rp 30 Miliar untuk Sekolah Rusak
558 Gedung Sekolah Dasar di Tangerang Rusak
Gedung Sekolah Dasar Ambruk Dihantam Puting Beliung
500 Sekolah di Depok Rusak
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119257 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

IPB Kembangkan Sentra Benih Kedelai di Luar Jawa
Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data