|
Dalam Dua Pekan, 70 Warga Jember Terserang DBD
Jum'at, 14 Maret 2008 | 19:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dalam dua (2) pekan terakhir, sedikitnya 70 orang warga Jember-Jawa Timur
terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Sebelumnya, pada bulan Januari 2008 tercatat sebanyak 314 warga, dan bulan Februari 2008 sebanyak 215 warga Jember yang positif terserang DBD. "Pada bulan januari lalu satu
(1) orang meninggal dunia. Bulan februari juga satu (1) orang,"kata Humas Dinas Kesehatan Jember, H.Yumarlis kepada TEMPO, jum'at (14/03) siang.
Kasus terbanyak di kawasan Jember bagian Selatan, seperti Kecamatan Balung, Puger, Kencong dan Umbulsari. Menurut Yumarlies, tingginya kasus DB di wilayah Selatan itu
lebih banyak disebabkan masih minimnya kesadaran masyarakat setempat untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). "Masyarakat, ternyata lebih menyukai cara instan yakni melakukan pengasapan (fogging),"katanya.
Setiap ditemukan kasus DBD di desa atau kecataman tertentu, lanjutnya, dipastikan ada permintaan fogging. Faktanya, selama tahun 2008 ini, Dinkes Jember telah
melakukan sedikitnya 800 kali pengasapan. Untuk keperluan fogging, 30 alat sudah ditempatkan di puskesmas-puskesmas besar. Dinkes Jember mengaku menyayangkan ketergantungan masyarakat pada fogging.
Pasalnya, tindakan fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, sedangkan jentik-jentikya, hanya bisa diatasi dengan pemberantasan sarang nyamuk. "Selain itu, penggunaan bahan kimia ini juga akan berbahaya selama gegabah menggunakannya. Kami yakin, ika PSN rutin dilakukan, kasus DB tidak akan meluas," katanya.
INDEKS BERITA LAINNYA :
|