Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Santri Pondok Lirboyo Pulang Kampung
Jum'at, 21 Maret 2008 | 11:35 WIB

TEMPO Interaktif, Kediri:Seiring libur bersama nasional, sekitar 10 ribu santri Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, memanfaatkan untuk pulang kampung halamannya. Pondok di kaki Gunung Klotok seolah menjadi kota mati karena tidak ada aktifitas apapun.

"Pengasuh pondok memberi ijin para santri untuk pulang ke kampung halaman," kata Nabil Harun Misykat, salah seorang staf pengurus Pondok Pesantren Lirboyo, Jum?at (21/3).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mungkin akan dilaksanakan setelah para santri kembali ke pondok. Adanya libur nasional membuat para santri banyak memutuskan pulang karena kebetulan pada waktu yang sama pondok secara resmi juga meliburkan para santri setelah menggelar ujian semester. Ujian semester berakhir sejak pekan lalu.

"Biasanya jika libur semester ada juga santri yang tetap bertahan di pondok. Tapi kali banyak yang pulang karena ada libur nasional juga. Utamanya para santri diniyah yang sudah pulang duluan," kata Nabil.

Akibat banyaknya para santri yang pulang, para pedagang makanan dan minuman di sekitar pondok terpaksa menutup warung dan kedainya. Ratusan penarik becak yang setiap hari mangkal di ujung jalan pondok juga terpaksa pindah ke tempat lain untuk mencari penumpang. Persewaan sepeda pancal juga tutup.

"Kami akan buka lagi setelah para santri kembali. Kalau sekarang buka, bisa-bisa malah rugi karena tidak ada yang beli," kata pedagang makanan di dekat kediaman KH Idris Marzuqi, sesepuh Ponpes Lirboyo.
DWIDJO U. MAKSUM


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ribuan Umat Katolik Peringati Paskah di Gereja Kuno Puh Sarang
Pemerintah Dinilai Membiarkan Kekerasan Agama
Umat Islam Perlu Membentuk Khilafah
Umat Hindu Bali Terancam Globalisasi
Pengikut Al Qiyadah Tetap Diproses Hukum
Umat Hindu Bali Rayakan Hari Saraswati
Al-Quran Suci Masuk Kategori Perbuatan Menyimpang
Ratusan Tempat Ibadah di Maluku Dapat Bantuan
Miss Universe Ditolak di Bandung
Lembah Karmel Digeruduk Massa
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119583 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data