|
Jatah Beras Untuk Warga Miskin Di Kabupaten Kediri Meningkat
Jum'at, 21 Maret 2008 | 18:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Memasuki tahun 2008, quota beras untuk rakyat miskin (Raskin) di Kabupaten Kediri mengalami peningkatan. Pemerintah daerah setempat menduga kenaikan itu disebabkan oleh terus bertambahnya jumlah penduduk miskin yang mermukin di Kabupaten Kediri sehingga mempengharuhi jumlah RTM (rumah tangga miskin).
"Kami sudah menerima surat dari gubernur Jawa Timur
tentang pelaksanaan program raskin yang diantaranya
menyebutkan adanya peningkatan jatah pagu raskin yang
berhak diterima RTM di Kabupaten Kediri," kata Sigit
Rahardjo, juru bicara Pemerintah Kabupaten Kediri,
Selasa (18/3).
Menurut Sigit, pada tahun 2007 jatah raskin sebanyak
95.640 RTM. Tahun 2008 jumlah RTM penerima raskin
meningkat menjadi 106.567 RTM. Dengan bertambahnya
jumlah penerima raskin, ada peningkatan jumlah 10.927
RTM.
"Meningkatnya jumlah RTM penerima raskin kemungkinan
disebabkan adanya pertambahan jumlah penduduk ketika
memasuki tahun 2008. Tapi kami harus memverifikasi
faktor penyebab kenaikan jumlah RTM di Kabupaten
Kediri secara lebih mendalam," kata Sigit.
Dari survey yang dilakukan Pemkab Kediri, dari total
jumlah RTM penerima raskin, paling banyak berasal dari
wilayah Kecamatan Pare (71.280 RTM). Selanjutnya
Kecamatan Mojo (6.168 RTM), Wates (5.576 RTM) dan
Kepung (5.115 RTM).
Berdasarkan surat gubernur Jawa Timur tanggal 11
Februari 2008, masing-masing RTM mendapatkan kenaikan
jatah 5 kilogram per bulan. Dari semula hanya berhak
mendapat 10 kilogram beras naik menjadi 15 kilogram
per bulan.
"Tambahan jatah itu berlaku selama 9 bulan, terhitung
mulai bulan Pebruari hingga Oktober 2008. Harga per
kilogram raskin dipatok Rp 1.600," kata Sigit.DWIDJO
U. MAKSUM
INDEKS BERITA LAINNYA :
|