|
6 Lokomotif Anti Banjir Daops IX Jember Rusak
Jum'at, 21 Maret 2008 | 19:18 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sedikitnya enam (6) dari sembilan (9) lokomotif PT. Kereta Api Daerah Operasional (KA Daops) IX Jember rusak. Dua (2) unit lokomotif Jenis B 301, yang bisa menembus genangan air setinggi 20 sentimeter dari permukaan rel dan empat (4) lokomotif Seri BB 303 dan 2 Seri BB 304, yang bisa menembus genangan air dan lumpur dengan ketinggian hingga 25 sentimeter di atas permukaan rel kini tidak bisa digunakan lagi karena faktor usia.
"Lokomotif itu diproduksi tahun 1970-an, sehingga usianya sudah renta. Ini sangat berpengaruh pada kapasitas daya tarik lokomotif yang menurun drastis,"kata Pengawas Operasional PT. Kereta Api Persero Daops IX Jember, Eko Suminto kepada TEMPO, Jum'at (21/03) siang.
Eko menambahkan, selama ini pihaknya telah berupaya berkali-kali memperbaiki lokomotif tersebut dengan sistem kanibal. Tapi dalam etahun terakkhir, upaya
tersebut tidak bisa dilakukan lagi karena onderdil lokomotif bikinan Jerman dan Belanda itu sulit didapat. 'kalaupun ada, butuh biaya mahal,"tambahnya.
Alhasil, tiga (3) lokomotif yang masih tersisa digunakan untuk jadwal perjalanan kereta api lokal Jawa Timur. Sementara, untuk jadwal perjalanan kereta api dengan jarak tempuh jauh, seperti KA. Mutiara, KA. Logawa dan KA. Sritanjung dibantu lokomotif dari Daops X Surabaya, dengan lokomotif Seri 201, yang daya tariknya jauh lebih cepat dan besar. "Tapi lokomotif jenis ini tidak bisa menembus genangan air ataupun lumpur. Sehingga, apabila terjadi banjir, atau seperti di Porong, lokomotif bantuan dari Surabaya itu, tidak bisa digunakan,"katanya. Mahbub Djunaidy
INDEKS BERITA LAINNYA :
|