|
Calon Panwas Pilgub Jatim Mulai Diseleksi
Minggu, 23 Maret 2008 | 21:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak 55 peserta, hari ini (23/3) mengikuti tes tulis dalam seleksi memperebutkan tiga kursi Panitia Pengawas (Panwas)Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Tes yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Jatim tersebut merupakan tes lanjutan setelah para calon Panwas lolos seleksi administrasi yang telah dilakukan sejak tanggal 17 maret lalu.
Calon yang lolos seleksi administrasi sendiri sebenarnjya ada 56 orang, tapi dari catatan panitia hanya 55 orang yang mengikuti tes tulis tersebut. "Hasil tes ini akan menjaring 12 orang untuk kita lakukan uji kelayakan dan akan kita pilih tiga orang untuk jadi Panwas," kata Soeharto, anggota Komisi A DPRD setempat.
Ke-tiga orang tersebut, lanjut anggota Dewan dari Partai Demokrat ini, merupakan perwakilan masing-masing satu dari tiga unsur pers, akademisi, dan masyarakat. Penentuan siapa yang akan terpilih, nantinya akan dilakukan sistem scoring dengan menjumlahkan 40 persen dari hasil tes tulis, ditambahkan 40 persen hasil uji kelayakan serta 20 persen dari penyampaian visi dan misi calon.
Paswas Pilkada Jatim ini rencanya akan segera dilantik pada 28 maret mendatang oleh Pengadilan Tinggi dan bertempat di Gedung DPRD Jatim di jalan Inderapura Surabaya. Nantinya, Panwas ini akan mendapatkan gaji Rp 3 juta untuk ketua dan Rp 2,7 juta untuk masing-masing anggota dan bekerja hingga bulan September 2008.
Sementara itu, sistem scorsing dinilai berapa peserta ujian merupakan upaya bagi partai politik untuk melakukan bergaining kepentingan. "Masak hasil tes tulis hanya menempati porsi 40 persen, selebihnya merupakan hak partai untuk menentukan Panwas," tutur Nurul Huda, peserta yang mewakili unsur akademisi.
Padahal, lanjut salah satu dosen dari perguruan tinggi negeri di Malang ini, tes tulis dengan 75 soal yang diadakan saat ini semuanya berisi tes tentang pengetahuan dan pemahaman tentang UU maupun PP yang mengatur tentang pelaksanaan pilkada. Sehingga siapa yang memiliki skor tertinggi bisa dikatakan sangat memahami tugasnya sebagai panwas. "Harusnya hasil tes sudah bisa menentukan siapa yang berhak jadi panwas," kata dia. Rohman Taufiq
INDEKS BERITA LAINNYA :
|