|
Polisi Alihkan Arus Kendaraan ke Mojosari-Krian
Senin, 24 Maret 2008 | 11:32 WIB
TEMPO Interaktif, Sidoarjo:Kepolisian Daerah Jawa Timur mengerahkan 2.500 personel gabungan, termasuk dari Kepolisian Kota Besar Surabaya dan Kepolisian Resor Sidoarjo, mengamankan aksi korban Lapindo yang menutup jalan Raya Porong, hari ini (24/3). “Demi kepentingan bersama, personel kami all out diterjunkan,” kata Ajun Komisaris Besar Adnas, Kepala Polres Sidoarjo.
Pengamanan dilakukan polisi dengan membagi personel ke masing-masing konsentrasi penutupan jalan yang dilakukan warga. Bahkan polisi juga langsung menutup jalan raya Porong ketika warga melakukan blokade.
Langkah ini, dilakukan untuk menghindari benturan antara pengunjuk rasa dan pemakai jalan yang melintasi kawasan tersebut. ”Seluruh kendaraan kami alihkan ke Mojosari-Krian,” kata Ajun Komisaris Andi Yudianto, Kepala Satuan Lalu-lintas Polres Sidoarjo.
Polisi juga memberi toleransi kepada warga hingga pukul 19.00 WIB. Jika tenggat waktu itu terlewati, maka aksi warga akan dibubarkan. Sebaliknya, warga berencana beraksi hingga 12 jam atau sampai pukul 21.00 WIB. “Itu sudah sesuai dengan izin,” kata Muryanto, salah seorang korlap dari desa Ketapang.
Bahkan, kata Muryanto, warga segera bubar asalkan Gubernur Jatim Imam Utomo atau Bupati Sidoarjo Win Hendarso menemui mereka dan memberikan kepastian. “Bahwa kawasan di sembilan desa tersebut mendapatkan ganti rugi,” katanya. ROHMAN TAUFIQ
INDEKS BERITA LAINNYA :
|