|
Lima Persen Jalan di Jawa Barat Rusak Berat
Senin, 24 Maret 2008 | 17:16 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat Thahir Sastrodiningrat mengatakan sekitar 5 persen dari 2.000 kilometer jalan di Jawa Barat rusak berat. “Yang paling parah berada di wilayah Jawa Barat selatan,” ujar Thahir di Bandung, Senin (24/3).
Kerusakan jalan di wilayah Jawa Barat bagian selatan, kata dia, mencapai 30 kilometer. “Ini termasuk ke dalam jalan yang belum memiliki status di kawasan itu,” katanya. Status yang dimaksud, terkait kewenangan pemerintah yang mengelola jalan itu, apakah di tingkat pusat, provinsi, kota, atau kabupaten.
Selain di bagian selatan, kerusakan yang parah juga bisa ditemui di kawasan pantai utara (pantura). “Di kawasan pantura kondisi jalannya berbeda karena berukuran lebih besar, juga sering terkena banjir,” kata Thahir.
Tahun ini, kata Thahir, pemerintah pusat sudah menganggarkan biaya perbaikan jalan pantura tidak kurang dari Rp 500 miliar. Biaya sebesar itu belum termasuk untuk pemeliharaan sebesar Rp 80 miliar. “Semuanya dari APBN karena jalan pantura itu termasuk jalan nasional,” ujarnya.
Sedangkan dana jalan dari APBD Jawa Barat untuk tahun ini tidak kurang dari Rp 360 miliar. Dana ini termasuk untuk pemeliharaan berkala, pemeliharaan rutin, dan peningkatan kualitas jalan. “Ini jauh dari kebutuhan perbaikan jalan yang mencapai Rp 1 triliun,” katanya.
Thahir berjanji tahun ini pemerintah akan merampungkan pembangunan jalan yang masih terputus di kawasan Jawa Barat selatan. Dengan panjang sekitar 254 kilometer, jalan itu membentang dari Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Cianjur, sampai Sukabumi. “Tahun 2008 ini jalan pasti nyambung,” ujarnya.
Rana Akbari Fitriawan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|