|
Budayawan Minta Sungai Jadi Penanda
Rabu, 26 Maret 2008 | 20:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Para budayawan Kota dan Kabupaten Kediri mendesak pemerintah daerah segera menetapkan Sungai Brantas sebagai landmark atau 'tetenger' (penunjuk) kota. Selain untuk menjaga nilai historis dan melestarikan khasanah budaya, langkah itu juga sebagai alternatif menghindari rusaknya Brantas akibat penambangan pasir.
"Sungai Brantas bisa menjadi sumber orientasi seni budaya. Perlu langkah strategis untuk memurnikan kembali sungai yang sangat bersejarah bagi rakyat di sekitar Kediri," kata J. Sutjahjo Gani, salah seorang budayawan dalam sebuah diskusi di Boekhandel Tan Khoen Swie, Kota Kediri, kemarin.
Menurut Gani, saat ini sudah mulai dirintis munculnya sejumlah festival dan pertunjukan seni budaya dengan mengambil lokasi di Sungai Brantas. Berbagai even telah digelar, seperti pertunjukan musik di dasar Sungai Brantas, festival lampion dan pementasan seni budaya. DWIDJO UM
INDEKS BERITA LAINNYA :
|