|
Dana Suramadu Rp 823 Miliar Cair Bulan Depan
Kamis, 27 Maret 2008 | 13:20 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya:Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) berjanji segera mencairkan dana pinjaman lunak dari China sebesar US$ 68 juta atau sekitar Rp 612 miliar untuk pembangunan jembatan Suramadu bentang tengah—jembatan yang menghubungkan Surabaya-Madura. Pemerintah juga berjanji mencairkan dana sebesar Rp 205 miliar dari total kebutuhan pembangunan bentang tengah senilai US$ 246 juta atau sekitar Rp 2,5 triliun.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Direktorat Jenderal Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum, Yusid Toyib, mengatakan bahwa dari total pinjaman itu, pola pencairannya terbagi dua. Yakni sebesar US$ 160 juta atau Rp 1,7 triliun dan US$ 86,78 juta atau Rp 873 miliar. Untuk dana Rp 1,7 triliun, pemerintah pusat secara bertahap sudah mencairkan sejak 2005 sebesar Rp 384 miliar.
Pada 2006 pemerintah mencairkan Rp 242 miliar dan 2007 senilai Rp 490 miliar. Sisanya 2008 akan dicairkan Rp 305 miliar. ”Khusus 2008, dari sisa total Rp 305 miliar yang sudah cair sebesar Rp 100 miliar. Sisanya sebesar Rp 205 miliar akan cair pada Mei. Sedang yang Rp 873 miliar akan dicairkan akhir April sebesar US$ 68 juta atau Rp 612 miliar. Sisanya sebesar Rp 255 miliar akan cair pada tahun depan,” ujarnya, Kamis (27/3).
Dana sebesar Rp 823 miliar itu, kata Yusid, lebih banyak dibutuhkan untuk pembangunan pondasi di bentang tengah. Saat ini proyek tersebut rampung 75 persen. ”Tinggal dana pembangunan pernik-pernik fasilitas penunjang seperti lampu dan kebutuhan teknis untuk struktur dan eskalasi. Ini bisa dilakukan pada 2009. Tapi dana pembangunan jembatannya sudah selesai,” kata dia.
Menurut dia, kepastian Bappenas mencairkan sisa dana itu, setelah anggota Komisi V DPR yang membidangi pembangunan, Minggu (16/3) meninjau langsung ke lokasi proyek. ”Kami meminta kepada Dewan untuk mendesak Bappenas agar segera mencairkan dana itu, karena pelaksanaan proyek kini dikejar waktu,” ujarnya.
Dana ini diperuntukkan untuk pembangunan bentang tengah yang pengerjaannya dilakukan Consortium of Chinesse Contractors (CCC) kontraktor dari Cina dan Consortium of Indonesia Contractors (CCC) gabungan kontraktor Indonesia (Wijaya Karya, Waskita Karya dan Hutama Karya). Pembangunan bentang tengah terdiri atas dua bagian Approach Bridge 672 m dan Main Bridge 818 m.
Proyek pembangunan Jembatan Suramadu mulai dikerjakan pada 2003. Saat itu ditandai dengan acara pemancangan tiang pancang oleh Presiden RI Megawati Soekarnoputri. Panjang total jembatan Suramadu adalah 5.438 m meliputi Causeway sisi Surabaya 1.458 m, Causeway sisi Madura 1.818 m. Sedang untuk bentang tengah panjang keseluruhan mencapai 2.162 m terdiri dari dua Approach Bridge masing-masing 672 m dan Main Bridge sepanjang 818 m. Panjang jalan pendekat di sisi Surabaya mencapai 4,35 km dan di sisi Madura 11,50 km.
Adi Mawardi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|