|
Operasi Pasar Minyak Goreng Ludes dalam 45 Menit
Kamis, 27 Maret 2008 | 18:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Operasi pasar minyak goreng di Kabupaten Jember mulai digelar hari ini Kamis (27/3/08). Menurut rencana, operasi pasar itu akan dilakukan hingga enam (6) bulan mendatang. Selama enam bulan itu, Kabupaten Jember mendapat jatah sebanyak 2 juta liter minyak goreng untuk operasi pasar.
Warga Jember nampak sangat antusias menyambut operasi pasar tersebut.
Dalam operasi pasar yang pertama di kantor Kecamatan Rambipuji, sedikitnya 392 liter minyak goreng langsung tandas hanya dalam 45 menit. Sebanyak 196 warga miskin nampak antusias dan berebut mendapatkan jatah minyak goreng bersubsidi itu. "Memang lebih murah. Saya senang sekali karena sekarang harga minyak goreng mahal sekali," kata Ny. Ridwan, 40 tahun, salah seorang warga Rambipuji.
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Penanaman Modal Jember, Mira Hartati, mengatakan, operasi pasar minyak goreng akan terus dilakukan di 31 kecamatan di Kabupaten Jember. Tujuannya, selain mampu menekan laju harga minyak goreng yang terus naik beberapa waktu terakhir, juga membantu rakyat miskin. "Setiap kepala keluarga mendapatkan jatah 2 liter migor dengan harga Rp 20.000," katanya.
Harga minyak goreng dalam oeprasi pasar itu memang lebih murah dari harga di pasaran. Di sejumlah pasar maupun di toko-toko sembako di Jember, harga minyak goreng kemasan Rp 14 ribu per liter, dan minyak goreng curah Rp 13 ribu per liter. Mahbub Djunaidy
INDEKS BERITA LAINNYA :
|