|
Pertumbuhan Ekonomi Kota Malang Capai 6,5 Persen
Kamis, 27 Maret 2008 | 18:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang menyatakan pertumbuhan ekonomi di Kota Malang pada Februari 2008 mencapai 6,7 persen atau naik 0,2 persen dari yang ditargetkan.
Kenaikan ini dicapai berkat tumbuhnya perekonomian di sektor jasa dan riil. "Adanya pusat perbelanjaan Matos menjadi pendorong kenaikan ini," kata Walikota Malang, Peni Suparto saat memberikan keterangan pers soal Hari Ulang Tahun Kota Malang, Kamis (27/3).
Menurut Peni, selain dua sektor tersebut, banyak faktor yang menjadikan perekonomian Kota Malang tumbuh dengan baik. Faktor lain adalah meningkatnya pertumbuhan investasi dan terus bertambahnya peredaran uang menyusul tingginya mobilitas pebisnis sejak penerbangan langsung Jakarta - Malang dibuka. Pertumbuhan investasi dibuktikan dengan masuknya grup besar pelaku ekonomi nasional yang masuk ke Kota Malang seperti Lippo Grup, Matahari, Giant, KKG (Kelompok Kompas Gramedia), dan Bakrie Grup.
Pertumbuhan ekonomi di Kota Malang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional dan Jawa Timur. Untuk nasional, pertumbuhan ekonomi mencapai 6,4 persen dari target 6,5 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi untuk Provinsi Jawa Timur mencapai 6,3 persen dari target 6,5 persen. "Kota Malang menjadi tujuan investasi yang menarik," ujar Peni.
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini juga diikuti oleh income perkapita warga Malang. Peni mengatakan income percapita mencapai 1,7 juta. Jumlah ini dua kali angka upah minumum Kota Malang. Adapun indeks pembangunan manusia di Kota Malang sebesar 7,5. Angka ini merupakan angka yang tertinggi di Jawa Timur. Bibin Bintariadi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|