Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ratusan Warga Tolak Peresmian Tol Juanda
Kamis, 27 Maret 2008 | 18:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ratusan warga Siwalankerto, Surabaya yang berada di sekitar jalan tol Bandara Juanda Surabaya, Kamis (28/3) berunjuk rasa menuntut pemerintah menunda peresmian jalan tol akses dari Bundaran Waru menuju Bandara Juanda yang baru selesai dibangun.

Massa minta peremian yang rencannya akan dilakukan Presiden pada 4 April mendatang ditunda sebelum adanya kejelasan mengenai ganti rugi bagi beberapa rumah yang saat ini mengalami kerusakan akibat pengaruh penancapan tiang pancang jalan.

“Sebanyak 87 rumah yang retak hingga saat ini belum jelas ganti ruginya,” kata Nanang DJ, Koordinator warga. Rumah-rumah yang rusak, kata dia, berada di RT 1-6 Rw 06, Kelurahan Siwalankerto, Wonocolo Surabaya.

Selain ganti rugi kerusakan rumah, warga juga menuntut pemerintah menetapkan jarak aman antara rumah dan jalan tol sejauh 50 meter. Sehingga rumah-rumah yang berjarak kurang dari itu diharapkan segera dibebaskan.

Pembebasan rumah yang mepet jalan tol sendiri diharapakan serupa dengan pembebasan lahan yang saat ini dijadikan jalan tol yaitu Rp 3,5 juta permeter persegi tanah dan Rp 1,5 juta permeter persegi bangunan.

Dengan membentangkan sebuah spanduk bertuliskan “Aliansi Warga Siwalankerto Menolak Peresmian Tol” warga yang mayoritas ibu-ibu dan anak-anak ini melakukan berbagai orasi tepat ditengah jalan tol tersebut.

Sementara itu, ditempat terpisah ratusan warga dari Rt 7/ Rw 1 Desa Wadungasri, Kecamatan Waru Sidoarjo juga menggelar unjuk rasa serupa. Mereka menuntut delapan rumah milik 14 keluarga yang saat ini berada tepat disamping jalan tol atau hanya berjarak tak lebih dari 1 meter dari tol juga dibebaskan.

“Sebelum dibebaskan, peresmian jalan tol jangan sampai dilakukan,” kata Agus Wijaya, Koorlap Aksi. Rohman Taufiq


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119945 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data