|
Atap Kelas Rubuh, Puluhan Siswa SD Tertimpa
Kamis, 27 Maret 2008 | 19:39 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:
Atap sebuah ruang kelas Sekolah Dasar Swasta Pasundan III ambrol dan menimpa sebagian murid yang sedang belajar. "Anak-anak Kelas II masih ada di dalam waktu atap ambruk," kata Dedi Baihaqi, 28 tahun, Guru Pendidikan Agama Islam sekolah itu.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.50 WIB, Kamis (27/3). Saat itu Dedi tengah mengajar murid Kelas 6 yang ruangannya berada di lantai 2 sisi bangunan lainnya di sekolah itu.
Dari informasi yang dihimpun, ada 22 siswa Kelas II yang dilarikan ke Rumah Sakit Rajawali, Kota Bandung. Dua orang di antaranya harus menjalani perawatan lebih lanjut. Mereka adalah Asti Setiawati yang mengalami luka di kepala dan Rofi Rahmadya yang mengalami patah kaki. "Keduanya sudah sadar," kata petugas UGD RS Rajawali saat dihubungi Tempo.
Dari tempatnya mengajar, Dedi mendengar suara keras yang mengejutkannya. Ia langsung keluar meninggalkan kelas menuju asal suara keras itu. Dia mendapati ruang kelas yang masih dipenuhi siswa porak poranda.
Hendi, 10 tahun, siswa Kelas 4 sekolah itu mengalami langsung kejadian itu. Saat itu ia tengah duduk di lantai teras di luar kelas yang atapnya ambruk. "Ada suara seperti ada yang patah," katanya.
Hendi sempat tertimpa sebagian atap yang jatuh menimpa bahu kanannya. Beruntung Hendi hanya mengalami lecet di bagian kakinya. Dia sempat melihat penghuni kelas itu tertimpa reruntuhan bangunan. Suasana pun langsung gaduh.
Di dalam Kelas II yang dihuni 38 siswa itu tengah berlangsung pelajaran Bahasa Indonesia yang diasuh oleh Popi, guru pengganti di kelas itu. Popi selamat karena tengah dipanggil Kepala Sekolah Iman Raksa Santosa. Para siswa yang tengah ditinggal gurunya di dalam kelas itu yang jadi korban. Ahmad Fikri
INDEKS BERITA LAINNYA :
|