Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pohon Tumbang Saat Hujan Es Landa Bandung
Minggu, 30 Maret 2008 | 21:19 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung:Hujan es dan angin kencang melanda sejumlah wilayah kota Bandung dan sekitarnya, Minggu (30/3) sore. Setidaknya, dua pohon tumbang dalam waktu bersamaan akibat cuaca tak bersahabat itu. “Satu pohon tumbang di Jalan Ahmad Yani, menimpa mobil,” kata Iwan Sugiono, Kepala Unit Pemeliharaan Pohon, Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota Bandung saat dihubungi Tempo.

Pohon tumbang itu menimpa satu kendaraan di depan STT Tekstil, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung. Juga terjadi di depan Toserba Borma, Jalan Ibrahim Adjie, Bandung. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa itu.

Dari informasi yang dihimpun Tempo, hujan es melanda daerah Bandung Tengah dan Timur, pada saat yang bersamaan. Akibatnya, dua pohon tumbang di Jalan Gudang Utara dan Jalan Sawah Kurung, tumbang.

Penduduk Jalan Logam, Kecamatan Bandung Kidul, Andri Hendriansyah mengatakan, hujan terjadi sekitar pukul dua siang. “Saya belum pernah melihat yang seperti ini,”kata Andri Herdiansyah, 35 tahun, warga Jalan Logam, Buahbatu, Bandung kepada Tempo.

Menurutnya, hujan yang awalnya gerimis, mendadak berubah deras sekitar pukul dua siang. Bersama hujan, , turun juga butiran es sebesar kelereng selama hampir setengah jam lamanya. Tiupan angin kencang membuat pohon besar di depan rumahnya miring.
Menurutnya, biasanya saat hujan berhenti, butiran es yang tertinggal langsung hilang mencair. Namun butiran es sebesar kelereng yang tertinggal akibat hujan saat itu tidak kunjung cair. Bahkan menyelimuti halaman rumahnya mirip habis hujan salju. "Seperti habis hujan salju," katanya.

Andri mengaku sempat mengumpulkan butiran es itu ke dalam kantung keresek, plastik, hingga penuh untuk mainan anaknya. Air hujan itu dirasakannya dingin hingga menusuk tulang.

Ahmad Fikri


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Puting Beliung Hancurkan 9 Rumah di Pulau Seribu
Tiga Tewas Akibat Puting Beliung di Jepara
Puting Beliung Robohkan 24 Pohon
Angin Kencang Tewaskan Satu Orang di Gorontalo
Puting Beliung Masih Ancam Kalimantan Tengah
Ratusan Rumah di NTT Rusak Diterjang Puting Beliung
Puting Beliung dan Banjir Melanda Nusa Tenggara Timur
Jakarta Diperkirakan Tidak Rawan Angin Puting Beliung
Ratusan Pelajar Kediri Belajar di Kelas Darurat
Angin Puting Beliung Terjang Ciamis.
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120095 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Laba Bersih Corporindo Tumbuh 103 Persen
Pefindo Valuasi Emiten Kecil dan Menengah
Pendidikan Anti Korupsi Untuk Siswa
Sutjipto Klaim Menangkan Pilgub Jawa Timur
Ka-Ji akan Gandeng PKB, Golkar, PDI P untuk Putaran Kedua

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data