Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

TKI Bojonegoro Meninggal di Qatar:

Dinas Tenaga Kerja Akan Minta Hasil Visumnya
Senin, 31 Maret 2008 | 14:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bojonegoro, meminta lampiran hasil visum atas meninggalnya Qodi Bin Salikan,38 tahun. Tenaga kerja asal Desa Ngrandu, Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro ini, meninggal dunia di Qatar pada 8 Maret lalu.

Permintaan lampiran visum ini, sebagai langkah laporan, soal penyebab kematian TKI yang sehari-hari bekerja sebagai tukang kebun ini. Tetapi, laporan awal yang diterima pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bojonegoro menyebutkan, Qodi meninggal karena penyakit jantung. "Tetapi, kita tetap minta lembaran hasil visum, untuk laporan kematiannya," tegas Djoko Sartono, Kepala Seksi Penempatan TKI Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bojonegoro pada Tempo, Senin (31/3) siang.

Dalam jadwal disebutkan, jenasah Qodi akan tiba pada Selasa (1/4) sekitar pukul 18.10 di Bandara Juanda, Surabaya. Saat ada penyerahan jenasah dari pihak Jasa Tenaga Kerja dan perwakilan Kedutaan Besar Indonesia di Qatar, pihak Dinas Tenaga Kerja setempat, akan langsung mempertanyakan lembaran visumnya.

Kedatangan jenasah Qodi ini, jadwalnya maju dari yang ditentukan sebelumnya. Jenasahnya sempat tersendat-sendat di Negara minyak ini sekitar 20 hari lamanya. TKI tersebut meninggal pada 8 Maret dan baru tiba di Bojonegoro pada Selasa (1/4) malam. Kabarnya, pengurusan jenasah tersendat karena menunggu proses administrasi.

Terhitung dari Januari hingga Maret 2008 ini, jumlah TKI meninggal dari Bojonegoro baru satu orang. Sedangkan tahun 2007 tercatat sebanyak empat orang. Di kabupaten ini, terdapat di 6 kecamatan kantung-kantungTKI, seperti Kedung Adem, Ngasem, Ngambon, Ngraho, Dander dan sebagian di Kalitidu.

Dalam catatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bojonegoro menyebutkan, jumlah TKI yang berangkat ke daerah Timur Tengah dari kabupaten ini, jumlahnya sekitar 300 orang. Jumlah ini kalah dibanding ke tujuan Negara-Negara di Asia Pacifik seperti Hongkong dan Singapura yang jumlahnya mencapai 350 orang. Sedangkan terbesar TKI asal Bojonegoro, ke Malaysia yang mencapai 2000 orang lebih. sujatmiko

Dari Arsip Majalah TEMPO
Tak Ada TKI, India pun Jadi | 28 Maret 2005
Peluru Siapa di Kilang Batu | 21 Maret 2005
Memantau Pasukan Rela | 14 Maret 2005
Mengais Rezeki Sampai ke Semenyih | 14 Maret 2005
Demi Kartu Sakti Beralamat Aceh | 28 Pebruari 2005
Beban di Balik Dokumen Kilat | 28 Pebruari 2005
Agar Sawit Tak Mogok Berbuah | 21 Pebruari 2005
Malaysia Berbaik Hati, Indonesia Tidak Serius | 14 Pebruari 2005
Nasihat, Bukan Buru Sergap | 07 Pebruari 2005
TKI Mengelus Dada  | 29 Desember 1998
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Biaya Pelatihan Tenaga Kerja di Indonesia Paling Mahal
TKI Asal Sumbawa Terancam Hukuman Gantung di Malaysia
Deplu Belum Dapat Kabar Soal WNI yang Ditahan Imigrasi Amerika
Tiga WNI Ditahan Imigrasi Amerika Serikat
Lembaga Pengelola Kiriman TKI Disosialisasikan
Pekerja Indonesia Tewas Terbakar di Brunei
TNI AL  Tangkap Kapal Pengangkut TKI  ke Malaysia
Pemerintah Bentuk Tim Kepulangan TKI
LEBIH 1000 TKI ASAL LOMBOK MENGALAMI PENIPUAN
Polisi Gagalkan Pengiriman 37 Tenaga Kerja Ilegal
> selengkapnya...

Referensi

Studi Perlindungan TKI Ditinjau dari Aspek Pembiayaan
HAK ASASI BURUH MIGRAN INDONESIA
Beberapa Kebijakaan Penempatan TKI ke Luar Negeri
Istilah-istilah di Ketenagakerjaan
Federasi Serikat Buruh, PJTKI, BPPD dan BP2TKI
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
Pulau-pulau kecil
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak

Website

Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
LSM buruhmigran
Jaringan LSM buruh migran Asia
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120119 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Komisi Yudisial Jadwalkan Periksa Khaidir
Pembahasan Air Bersih di Tangerang Mandek
Waspada Pencurian Dengan Modus Pengembosan Ban
Mahasiswa Indonesia Kurang Pede Berbahasa Inggris
Kekeringan Mulai Hantam Kabupaten Kediri

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data