Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pembahasan PLTSa Diwarnai Unjuk Rasa
Selasa, 01 April 2008 | 13:03 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung: Sekitar 200 warga yang pro dan kontra atas pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) berunjuk rasa di depan gedung Wahana Bhakti Pos Bandung, Selasa (1/4). Kedua kelompok ini sama-sama berasal dari kompleks Griya Cempaka Arum Gede Bade.

Kelompok kontra berkumpul di sebelah barat gedung sedangkan kelompok pro berkumpul di selatan. Pada saat bersamaan, di gedung itu tengah berlangsung pambahasan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) terhadap proyek PLTSa ini.

Adang, warga yang menolak pembangunan PLTSa mengatakan, rencana pemerintah itu akan membahayakan warga kompleks Cempaka Arum. "Limbah PLTSa seperti biopsin dan air lindi tidak bisa dihilangkan dan itu membahayakan kami," kata warga RW 07 Griya Cempaka Arum itu.

Adang juga mengkhawatirkan menyusutnya persediaan air bersih di kawasan itu. Sebab proyek PLTSa akan menyedot ratusan ribu liter air disekitar permukiman. "Pada hal setiap kemarau warga Cempaka Arum selalu kesulitan air," katanya.

Sementara dari kelompok pro PLTSa justru berpikir sebaliknya. Mereka yakin proyek itu akan menguntungkan warga. Selain masalah sampah bisa teratasi pembangunan proyek itu juga bisa menyerap tenaga kerja. "Wargakan bisa berkerja di PLTSa," kata Neneng dari kelompok warga yang pro PLTSa.

Rapat pembahasan Amdal PLTSa itu sendiri dihadiri perwakilan kementerian negara lingkungan hidup, pemerintah dan DPRD kota Bandung, pengembang PT Bandung Raya Indah Lestari, pakar lingkungan serta perwakilan warga Cempaka Arum. (Erick P. Hardi)

Dari Arsip Majalah TEMPO
Proyek Sarat Insentif | 28 Maret 2005
Jalan Lain Mencari Investor | 28 Maret 2005
Pembangkit Listrik Tenaga Sampah | 28 Pebruari 2005
Dari Fujian Datangnya Harga | 18 Oktober 2004
Memanen Angin dan Matahari  | 21 Juni 2004
Lima Sen Sudah Untung  | 18 Agustus 2003
Simalakama Suralaya  | 04 Agustus 2003
Tanjung Jati Dibangun Juli  | 23 Juni 2003
Perlukah UU Ketenagalistrikan Diamendemen?  | 02 Pebruari 2004
Klaim Karaha Dibayar  | 05 Januari 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Warga Menolak Konsinyasi Pembebasan Tanah PLTU Rembang
Polisi Selidiki Teror Terhadap Aktivis Anti PLTN
PLN Akan Bangun Pembangkit 200 Megawatt di Lampung
Pintu Waduk Gajah Mungkur Dipenuhi Sampah
Medco Rampungkan Dokumentasi Proyek Sarulla
DPRD Cirebon Dukung Penolakan Proyek PLTU
Pengelolaan Sampah Bandung Akan Dibahas di Bali
Greenpeace Kampanye Tolak PLTN di Jepara
Ahli Sarankan TPA Leuwigajah Difungsikan Kembali
Balikpapan Gandeng Investor Bangun Pembangkit Listrik
> selengkapnya...

Website

PT PLN (Persero)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120175 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Satu Orang Terluka di Kecelakaan Tol Tangerang
Kejaksaan Kembalikan Berkas Kasus Sinar Pacific
Persiba Siapkan Pengganti Peter Butler
Empat Korban Minuman Keras Masih dirawat, Tiga lainnya Tewas
Menteri Keuangan Kembali Bekukan Izin Kantor Akuntan Publik

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data